• Home
  • 03 November 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Arsitektur
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Selingan
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
  • Arsip
  • 03 November 2003
    Penghargaan

    Barli Sasmitawinata dan Enoch Atmadibrata

    Dua seniman Bandung, Barli Sasmitawinata dan Enoch Atmadibrata, menerima tanda kehormatan Satya Lencana Kebudayaan dari Presiden Megawati Soekarnoputri. Penyematan lencana dilakukan oleh Menteri Negara Kebudayaan dan Pariwisata I Gde Ardika di Gedung Sate, Bandung, Kamis pekan lalu.

    Penghargaan diberikan karena kedua orang itu dinilai sangat berjasa mengembangkan dunia seni di Tanah Air. Barli, 82 tahun, pada 1948 mendirikan Lembaga Pendidikan Seni Rupa Jiwa Mukti di Bandung. Sepuluh tahun kemudian, tokoh seni yang tergabung dalam Kelompok Lima itu mendirikan Studio Pendidikan Seni Rupa Rangga Gempol. Pada 1961, ia mendirikan Jurusan Seni Rupa IKIP Bandung. Lalu, pada 1992, bekas dosen Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, dan IKIP Bandung itu mendirikan Museum Barli.

    Adapun Enoch, 76 tahun, adalah Ketua Yayasan Kebudayaan Jayaloka Bandung. Pada 1968, ia mendirikan Konservatori Seni Tari Bandung, yang kemudian berubah menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung. Di masa tuanya, Enoch masih aktif mengelola Bale Kesenian Tutuka, Cimahi. Kini, selain menulis, "Saya juga melatih tari dan karawitan," katanya seusai acara.

    Sakit
    Yogie S. Memet

    Mantan Menteri Dalam Negeri Yogie S. Memet terkena serangan jantung. Saat ini ia terbaring di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, kamar 312, Paviliun Parahyangan. Yogie mendapat perawatan dari tim dokter khusus.

    Eko Antono, pemimpin tim dokter, menuturkan, Yogie mendapat serangan jantung ringan beberapa hari sebelum masuk rumah sakit. Puncaknya terjadi pada Minggu, 26 Oktober lalu. Yogie mengeluhkan sakit dada yang tak tertahankan. Hari itu Yogie dilarikan ke rumah sakit. Serangan jantung kali ini bukan yang pertama. Menurut Eko, pensiunan jenderal TNI Angkatan Darat yang menjabat Menteri Dalam Negeri pada 1993-1998 itu pernah dirawat beberapa kali dengan keluhan serupa.

    Di samping terkena serangan jantung, menurut Rully Roesli, anggota tim dokter lainnya, Yogie menderita penyakit ginjal kronis. Sejak Juni 2003, Yogie harus menjalani cuci darah tiga kali seminggu. Bahkan, sejak awal Oktober lalu, mantan Gubenur Jawa Barat (selama dua periode, 1983-1988 dan 1988-1993) itu sudah tak mampu lagi berjalan.

    Setelah mendapat perawatan intensif, menurut Eko, kondisi Yogie berangsur membaik meski berat badannya terus melorot. "Kondisinya saat ini sudah stabil, baik jantungnya maupun tekanan darahnya," kata Eko. Namun tim dokter belum bisa memastikan kapan lelaki kelahiran Cirebon, 16 Mei 1929, itu bisa pulang.


    "Para elite politik tidak siap menjadi pecundang. Mereka bisa menghalalkan segala cara, termasuk menyiapkan kecurangan sampai kekerasan."
    - Anggota Panitia Pengawas Pemilu Pusat, Didik Supriyanto, dalam sebuah diskusi di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis pekan lalu.

    "Saya telah menyiapkan helikopter. Dengan demikian, jika terjadi konflik, para pemimpin parpol harus turun untuk mengendalikan massanya masing-masing. Dengan cara ini, saya yakin kampanye di Jakarta aman."
    - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso setelah mengikuti pencanangan Gerakan Nasional Sukseskan Pemilu 2004 di Jakarta, Senin pekan lalu.


    TEMPO DOELOE

    3 November 1918
    Polandia memproklamasikan kemerdekaan dari Rusia setelah Perang Dunia I.

    3 November 1984
    Sekitar 3.000 orang tewas dalam kerusuhan anti-Sikh selama tiga hari di India.

    4 November 1879
    James Ritty mempatenkan mesin kas pertama. Ia membuat mesin itu untuk mengatasi penilapan uang oleh bartender di salonnya di Dayton, Ohio.

    5 November 1840
    Afganistan menyerah pada Inggris.

    5 November 1971
    Bolivia mengesahkan hukuman mati untuk penculikan bermotif politik.

    6 November 1903
    Panama mendeklarasikan kemerdekaan dari Kolombia.

    6 November 1945
    Pendaratan pertama pesawat jet di sebuah kapal induk berlangsung di USS Wake Island.

    7 November 1875
    Verney Cameron menjadi orang Eropa pertama yang melintasi wilayah ekuator Afrika.

    7 November 1954
    Sebuah pesawat mata-mata Amerika Serikat ditembak jatuh di utara Jepang.

    8 November 1900
    Penulis novel Gone with the Wind, Margaret Mitchell, lahir. Novel itu satu-satunya karyanya.

    9 November 1900
    Rusia menduduki seluruh wilayah Manchuria.

    9 November 1989
    Tembok Berlin akhirnya diruntuhkan setelah 28 tahun memisahkan kota di Jerman itu. Warga Jerman bersukacita dengan menari-nari di atas reruntuhan tembok.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Penghargaan

Barli Sasmitawinata dan Enoch Atmadibrata

Buku

Filsafat Gadis, Filsafat Perempuan

Catatan Pinggir

Kaya

Seni Rupa

'Bukti Penderitaan' di Pelabuhan Asing

TEMPO|interaktif

Olahraga

Barcelona Tetap Klub Terbaik di Dunia, Kata Bielsa  

Bisnis

Garuda Terbang Lagi ke Taipei  

Bisnis

Rupiah Terpuruk, Indeks Terjun Bebas 82 Poin  

Internasional

Istri bin Laden yang Ini Banyak 'Bicara' ke Intel  

Otomotif

18 Tim Mahasiswa Ikut Shell Eco-Marathon Asia 2012  

Metro

Polisi Bekuk Tersangka Pemilik Senjata Api Ilegal  

Nasional

Jokowi Akan Pertemukan Dua Kubu Keraton  

Olahraga

Persiwa Incar Poin Penuh di Sidoarjo  

Internasional

Hollande Kunjungi Afganistan, Siap Tarik Pasukan

Nasional

Ruhut: 99 Persen Kader Demokrat Dukung Ani Jadi Capres

Olahraga

Babak Pertama, Mitra Kukar Gulung Gresik United 3-0

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif