• Home
  • 03 November 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Arsitektur
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Selingan
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
  • Arsip

Selingan

  • Balada Lokomotif yang Terseok


    Di usia 33 tahun, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) nyaris gulung tikar. Penyandang dana asing satu per satu mengundurkan diri, karyawan minta berhenti, dan cabang-cabang di daerah hampir tutup. Padahal lembaga ini pernah disebut sebagai lokomotifnya demokrasi Indonesia. Mereka, dalam berbagai kasus hukum, dengan gagah pernah melawan rezim Orde Baru. Bahkan, di tahun pertama berdirinya, badan ini pernah beperkara dengan Pemerintah DKI Jakarta, institusi yang justru melahirkan dan memberi dana kepada YLBHI. Kini, semuanya jadi nostalgia. Para pengurus YLBHI kini berjuang keras agar tak menjadi kerakap: lokomotif demokrasi yang hidup segan, mati tak mau.
  • Mencari Ali Sadikin, Sekali Lagi


  • Melego Meja, Mengharap 'Maitua'


    Dilanda krisis keuangan hebat, sejumlah LBH daerah kembang-kempis. Ada yang menjual aset kantor, ada pula karyawan yang menyambung hidup dengan berjualan hasil kebun.
  • Kalah-Menang Si Malin Kundang


    Lembaga Bantuan Hukum menapaki sejarah panjang. Lembaga ini pernah menggugat Pemerintah DKI—badan yang justru telah melahirkan dan mendanai dirinya.
cover

Album

Penghargaan

Barli Sasmitawinata dan Enoch Atmadibrata

Buku

Filsafat Gadis, Filsafat Perempuan

Catatan Pinggir

Kaya

Seni Rupa

'Bukti Penderitaan' di Pelabuhan Asing

TEMPO|interaktif

Lagi, Pemain Inggris Cedera

Internasional

Gara-gara Bahasa Anggota Dewan Ukraina Adu Jotos

Internasional

Bom Mobil Meledak di Turki, 2 Orang Tewas

Olahraga

Barcelona Tetap Klub Terbaik di Dunia, Kata Bielsa  

Bisnis

Garuda Terbang Lagi ke Taipei  

Bisnis

Rupiah Terpuruk, Indeks Terjun Bebas 82 Poin  

Internasional

Istri bin Laden yang Ini Banyak 'Bicara' ke Intel  

Otomotif

18 Tim Mahasiswa Ikut Shell Eco-Marathon Asia 2012  

Metro

Polisi Bekuk Tersangka Pemilik Senjata Api Ilegal  

Nasional

Jokowi Akan Pertemukan Dua Kubu Keraton  

Olahraga

Persiwa Incar Poin Penuh di Sidoarjo  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif