• Home
  • 17 November 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Layar
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Tari
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
  • Arsip
  • 17 November 2003
    Meninggal

    Noor Achirul Layla, 44 tahun

    Dunia jurnalistik radio Indonesia ditinggalkan satu tokohnya. Noor Achirul Layla meninggal dunia Sabtu pekan lalu, pukul 16.45, di Rumah Sakit Imanuel, Bandung. Noor meninggal karena menderita kanker usus. Jenazah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Maleer, Bandung, Minggu pagi.

    Noor dianggap sebagai pelopor "jurnalisme radio baru"-paham yang menjadikan radio bukan semata-mata penyedia informasi, tapi juga media penampung keluhan publik. Noor menerapkan gagasannya di radio Mara FM, tempat ia meniti karier jurnalistik dari reporter hingga menjadi direktur utama. Di bawah asuhan Noor, Mara FM menyediakan ruang khusus bagi keluhan warga, kemudian meneruskannya ke pejabat berwenang. Melalui tangan Noor pula, Mara mendeklarasikan diri sebagai radio swasta berita pertama di Indonesia. Mara FM seperti melawan larangan pemerintah Orde Baru dengan dalih menyajikan informasi, bukan berita.

    Kerabat kerja dan handai tolan banyak yang mengaku kehilangan Mbak Ea-demikian ia biasa disapa. "Dia manusia dengan banyak ide. Yang saya ingat, dia sangat terbuka dengan kritik dan saran," kata seniman asal Bandung, Aom Koesman. Kesan Aom yang lain, Mbak Ea sangat tegas dalam menerapkan prinsip-prinsip dan etika jurnalistik.

    Noor, yang lahir pada 13 April 1959, sempat menjadi anggota Dewan Kode Etik Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Mbak Ea juga aktif di banyak lembaga penyedia dan kajian informasi, misalnya Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Internews, dan Institut Studi Arus Informasi (ISAI).

    Ketua Jurusan Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran ini meninggalkan suami, Mirza Sukma, serta dua orang anak, Siti Fatiah, 16 tahun, dan M. Faridz, 10 tahun. Mungkin karena dedikasinya kepada dunia pendidikan dan jurnalistik, pelayat yang mendatangi Mbak Ea kebanyakan mahasiswa dan praktisi pers.


    "Indonesia tidak membutuhkan Undang-Undang Kerukunan Umat Beragama. Akar konflik itu perebutan sumber ekonomi dan kekuasaan."
    - Chandra Setiawan, Ketua Indonesian Conference on Religion and Peace, di Jakarta, Kamis pekan lalu.

    "Pada pemilu mendatang, jika ada partai yang membagi-bagi uang, jangan dicoblos. Karena, belum menang saja sudah licik, bagaimana kalau sudah menang?"
    - K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dalam tablig akbar di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Rabu pekan lalu.


    TEMPO DOELOE

    17 November 1278
    Sebanyak 680 warga Yahudi di Inggris ditahan karena memalsukan koin. Dari jumlah itu, 293 di antaranya digantung.

    17 November 1917
    Lenin mempertahankan keputusannya mencabut kebebasan pers.

    18 November 1497
    Vasco da Gama mencapai Tanjung Harapan.

    18 November 1970
    Linus Pauling mengumumkan bahwa dosis tinggi vitamin C bisa digunakan untuk mengatasi flu.

    19 November 1928
    Edisi pertama majalah Time terbit dengan sampul Kaisar Hirohito dari Jepang.

    20 November 1910
    Revolusi pecah di Meksiko.

    20 November 1949
    Populasi Yahudi di Israel mencapai sejuta orang.

    21 November 1806
    Kaisar Napoleon melarang perdagangan dengan Inggris melalui Dekrit Berlin.

    21 November 1977
    Penerbangan pertama Concorde, jet berkecepatan supersonik, berlangsung dari London ke New York.

    22 November 1930
    Elijah Muhammad mendirikan Nation of Islam di Detroit.

    22 November 1967
    BBC diam-diam melarang I Am the Walrus karya The Beatles.

    23 November 1936
    Majalah Life, gagasan Henry R. Luce, diterbitkan untuk pertama kalinya. Majalah ini dibuat berdasarkan sebuah model dari Jerman: The Munich Illustrated Press.

    23 November 1971
    Republik Rakyat Cina mendapatkan kursi sebagai anggota permanen Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Kiamat Rasul Paulus dari Bale Endah

Maut di Antara Kiamat dan Surga

Pendeta Mangapin Sibuea:

"Kami Tidak Bodoh"

Album

Meninggal

Noor Achirul Layla, 44 tahun

Buku

Fundamentalisme Yes, Sekularisme Yes

Catatan Pinggir

Riba

Layar

Islam Lokal, Islam Minoritas

`Ruang Batin' Para Peziarah

Emas di Kubangan Kerbau

Seni Rupa

Seperti Kata Pepatah Latin

Tari

Anand dan Tari Gasing Rumi

TEMPO|interaktif

Ozil Prediksi Giliran Jerman Juara  

Lagi, Pemain Inggris Cedera  

Internasional

Gara-gara Bahasa, Anggota Dewan Ukraina Adu Jotos

Internasional

Bom Mobil Meledak di Turki, 2 Orang Tewas  

Olahraga

Barcelona Tetap Klub Terbaik di Dunia, Kata Bielsa  

Bisnis

Garuda Terbang Lagi ke Taipei  

Bisnis

Rupiah Terpuruk, Indeks Terjun Bebas 82 Poin  

Internasional

Istri bin Laden yang Ini Banyak 'Bicara' ke Intel  

Otomotif

18 Tim Mahasiswa Ikut Shell Eco-Marathon Asia 2012  

Metro

Polisi Bekuk Tersangka Pemilik Senjata Api Ilegal  

Nasional

Jokowi Akan Pertemukan Dua Kubu Keraton  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif