• Home
  • 24 November 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
    • Arsitektur
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Selingan
  • Seni
    • Fotografi
    • Musik
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 24 November 2003
    Penghargaan

    Garin Nugroho, 42 tahun

    Keringat dan kerja keras pada akhirnya tak pernah sia-sia. Meski tak datang dari negeri sendiri, pengakuan bisa datang dari negeri seberang. Itulah pengalaman sutradara ternama Indonesia, Garin Nugroho. Setelah menyabet segudang penghargaan internasional, film karya Garin kembali mendapat pengakuan dunia. Roma, ibu kota Italia, melalui wali kotanya, menganugerahkan penghargaan khusus atas kerja keras Garin selama ini. Penghargaan diserahkan Gillo Pontecorvo, sutradara ternama pembuat film Battle of Algiers (1996), Sabtu malam pekan lalu

    Garin dianggap berdedikasi tinggi dalam mengembangkan film beraliran neorealisme di Indonesia. Garin juga dinilai sukses menghasilkan karya bermutu yang memadukan film semidokumenter dan film fiksi. Selain itu, ia juga dianggap konsisten menggarap film yang sarat nilai budaya dan banyak mengangkat aspek kehidupan sosial politik Indonesia.

    Penghargaan Kota Roma itu diberikan dalam rangkaian festival film Asiaticafilmediale IV. Festival itu digelar di Capranica Cinema, jantung Kota Roma. Wujud dari pengakuan itu, enam film Garin diputar selama festival, sejak 8 sampai 16 November lalu. Enam film itu adalah Aku Ingin Menciummu Sekali Saja (2002), Icon Sebuah Peta Budaya (2002), Bulan Tertusuk Ilalang (1995), Dongeng Kancil tentang Kemerdekaan (1995), Surat untuk Bidadari (1994), dan Cinta dalam Sepotong Roti (1991).

    Festival itu memang tidak memberikan insentif materi seperti uang kepada para tamu istimewanya. Namun Garin cukup bangga dengan kehormatan yang diterimanya. "(Penghargaan) ini bagi saya sangat berarti. Italia merupakan pusat arsitek film beraliran neorealis," ujar Garin di Roma saat dihubungi lewat telepon selulernya.

    Sejak dekade 1990, lulusan Institut Kesenian Jakarta itu terus mengantongi penghargaan internasional. Film Garin mendapat akses untuk tampil di festival dunia seperti Berlin, Cannes, dan Tokyo. Dari sekian banyak karyanya, Surat untuk Bidadari dan Bulan Tertusuk Ilalang meraih penghargaan Fipresci Award dan Netpac Prize pada Festival Film Berlin tahun 1995. Adapun film Daun di Atas Bantal meraih penghargaan "Un Certain Regard" Cannes International Film Festival tahun 1998.

    Di Asiaticafilmediale IV, yang mendapat kehormatan serupa adalah Majid Majidi, sutradara asal Iran yang mengarsiteki film Children of Heaven (1997). Di samping Children of Heaven, film karya Majid yang diputar adalah God Will Come (1995), The Father (1996), dan The Colour of Paradise (1999).


    "Perang di Aceh bisa berakhir satu minggu, bisa satu tahun. Itu tergantung pada kompromi elite politik, bukan pada kondisi di lapangan."
    — Munir, Direktur Eksekutif Imparsial, saat diskusi tentang darurat militer Aceh, di Hotel Cemara, Jakarta, Jumat pekan lalu.

    "CGI (Consultative Group on Indonesia) akan menjadi sumber andalan utang luar negeri Indonesia setelah kontrak dengan IMF (Dana Moneter Internasional) berakhir tahun depan."
    — Prasetyo Widodo, Deputi Kepala Bappenas Bidang Pendanaan Luar Negeri Bilateral, dalam sebuah seminar di Jakarta, Senin lalu.


    TEMPO DOELOE

    24 November 1902
    Kongres fotografer profesional pertama berlangsung di Paris, Prancis.

    24 November 1969
    Apollo 12 dengan mulus mencebur ke perairan Pasifik, mengakhiri misi berawak manusia yang kedua menuju bulan.

    25 November 1867
    Alfred Nobel mempatenkan dinamit.

    25 November 1989
    Lebih dari 500 ribu demonstran berkumpul di Praha, Cekoslowakia. Mereka mengkritik Partai Komunis dan mengelu-elukan Alexander Dubcek, reformis yang disingkirkan pada 1968.

    26 November 1688
    Louis XIV dari Prancis menyatakan perang terhadap Belanda.

    26 November 1885
    Foto meteor untuk pertama kalinya dibuat.

    27 November 1965
    Demonstrasi antiperang terbesar berlangsung di Washington, DC. Diikuti 15 ribu-25 ribu orang, demonstrasi itu menentang perang Vietnam.

    28 November 1868
    Gunung Etna di Sisilia meletus.

    28 November 1953
    New York memulai 11 hari tanpa koran. Penerbitan koran terhenti karena pemogokan karyawan pracetak. Penjualan majalah dan buku saku meningkat.

    29 November 1944
    Rumah Sakit Johns Hopkins untuk pertama kalinya melakukan operasi jantung.

    30 November 30 SM
    Cleopatra bunuh diri.

    30 November 1919
    Untuk pertama kalinya perempuan di Prancis memberikan suara dalam pemilihan anggota legislatif.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Penghargaan

Garin Nugroho, 42 tahun

Buku

Menulis Emak, Menulis Daoed

Daoed, Cucu, Buku

Catatan Pinggir

Allah

Fotografi

Hutan, Cermin, dan Filsuf

TEMPO|interaktif

Di Bangkok, Lady Gaga Kunjungi Kabaret Waria  

Olahraga

Persisam Minta Polisi Usut Pelempar Mercon Roket  

Otomotif

Toyota Rakit 8 Mobil Murah untuk Negara Berkembang  

Internasional

Kisah di Balik Pengusap Kepala Obama

Given Kembali Berlatih Pekan Depan  

Ozil Prediksi Giliran Jerman Juara  

Lagi, Pemain Inggris Cedera  

Internasional

Gara-gara Bahasa, Anggota Dewan Ukraina Adu Jotos

Internasional

Bom Mobil Meledak di Turki, 2 Orang Tewas  

Olahraga

Barcelona Tetap Klub Terbaik di Dunia, Kata Bielsa  

Bisnis

Garuda Terbang Lagi ke Taipei  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif