• Home
  • 08 Desember 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Buku
  • Selingan
    • Layar
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
  • Arsip
  • 08 Desember 2003
    Pelantikan

    Herman Prayitno dan Djoko Sumaryono

    Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI punya pimpinan baru. Marsekal Muda TNI Herman Prayitno dilantik menggantikan Letnan Jenderal TNI Djadja Suparman, di Bandung, Kamis pekan lalu. Djadja, yang menjadi komandan terlama, hampir empat tahun, selanjutnya menduduki jabatan Irjen TNI di Markas Besar TNI.

    Upacara serah-terima jabatan dipimpin Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto. Di samping para petinggi militer yang masih aktif, purnawirawan dan mantan Komandan Sesko pun ikut menghadiri upacara itu.

    Herman menjadi komandan keempat sejak Sesko ABRI berubah menjadi Sesko TNI. Para Komandan Sesko TNI sebelumnya adalah Letjen TNI Agus Widjojo, Jenderal TNI Endriartono Sutarto, dan Letjen TNI Djadja Suparman.

    Sehari sebelumnya, pimpinan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Sesko AL) pun mengalami rotasi. Laksamana Muda TNI Djoko Sumaryono dilantik menggantikan Laksamana Muda TNI Waldi Murad. Pelantikan dan serah-terima jabatan dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Bernard Kent Sondakh di Aula Sesko AL, Bumi Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

    Djoko, kelahiran Bandung 14 Juli 1951, pernah menduduki sejumlah posisi penting di lingkungan TNI-AL, antara lain Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat. Djoko menjalani pendidikan militer di Akademi Angkatan Laut (1973), Sesko AL (1990/1991), Lemhanas (1999/2000). n


    Meninggal
    Denny Sabri, 58 tahun

    Pemandu bakat calon penyanyi, Denny Sabri Gandanegara, meninggal dunia pada Sabtu 29 November lalu. Almarhum meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat. Denny meninggal setelah menderita gangguan ginjal. Jenazah almarhum disemayamkan di Griya Mas Raya, Terusan Pasteur, kemudian dikebumikan di Pemakaman Sirna Raga, Bandung, siang harinya.

    Di industri musik pop Indonesia, kelahiran Garut, 29 Oktober 1945, itu dikenal sebagai penemu bakat penyanyi-penyanyi terkenal. Sederet nama asuhannya antara lain Meriem Bellina, Nicky Astria, Nafa Urbach, Mel Shandy, dan Nike Ardila. Saat mengorbitkan asuhannya, Denny punya kebiasaan memberi nama baru. Nama penyanyi Niki Nastitie Karya Dewi, misalnya, diganti Nicky Astria, Iis Lidyati diganti menjadi Lady Avisha.

    Denny juga pernah membidani kelahiran sejumlah grup musik yang di masanya cukup populer. Pada 1975, misalnya, Denny melahirkan grup rock Super Kid dengan personelnya Deddy Stanzah (vokal, bas), Deddy Dores (vokal, gitar), dan Jelly Tobing (drum).

    Sebelum menjadi pemandu bakat, Denny pernah menjadi wartawan. Ia turut mendirikan majalah Aktuil, yang terbit di Bandung pada 1967 dan sempat menjadi bacaan populer remaja era 1970-an. Denny juga pernah bekerja pada Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York. Saat di New York, Denny mendatangkan grup rock Deep Purple untuk berkonser di Stadion Utama Senayan, awal Desember 1975. Dari dua kali pernikahannya, almarhum meninggalkan tiga anak.


    "Ibaratnya, jangan sampai burung kepodang di tangan lepas karena ingin menangkap burung rajawali."
    - Hinca Pandjaitan, anggota Dewan Pers, pada Selasa pekan lalu mengingatkan agar amendemen Undang-Undang No. 40/1999 tentang Pers tak sampai jadi blunder bagi masyarakat.

    "Sama-sama Orde Baru, cuma yang satu (Siti Hardijanti Indra Rukmana) Orde Baru jilid satu dan yang kedua (Megawati Soekarnoputri) Orde Baru jilid dua. Keduanya tak layak jadi pemimpin nasional."
    - Rachmawati Sukarnoputri, anak ketiga mantan presiden Sukarno, kepada Tempo News Room di Jakarta, Kamis pekan lalu.


    Tempo Doeloe

    8 Desember 1941
    Jepang menyerbu Filipina.

    8 Desember 1982
    Polisi Washington, DC, menembak hingga tewas Norman Mayer kira-kira 10 jam setelah Mayer mengancam akan meledakkan Monument Washington. Mayer ternyata tak punya bahkan peledak sebiji pun.

    9 Desember 1905
    Majelis Nasional Prancis melakukan pemungutan suara tentang pemisahan antara gereja dan negara.

    10 Desember 1903
    Pierre dan Marie Curie mendapatkan hadiah Nobel untuk fisika bersama kolega mereka, Henri Becquerel. Mereka dinilai berhasil dalam penelitian dan pengembangan di bidang radioaktif.

    11 Desember 1911
    Penjelajah Norwegia, Roald Amundson, berhasil mencapai Kutub Selatan.

    11 Desember 1996
    Sebuah panel beranggotakan 400 pemimpin bisnis, yang disponsori Cina, setuju memilih Tung Chee-hwa sebagai kepala eksekutif pemerintahan semi-otonomi saat Cina mengambil alih kembali kedaulatan atas Hong Kong-pada 1 Juli 1997.

    12 Desember 1800
    Washington, DC, ditetapkan sebagai ibu kota Amerika Serikat.

    12 Desember 1930
    Revolusi di Spanyol meletup begitu pemberontak mengambil alih sebuah kota di perbatasan.

    13 Desember 1945
    Prancis dan Inggris setuju meninggalkan Suriah dan Libanon.

    13 Desember 1973
    Inggris memangkas hari kerja dalam seminggu menjadi tiga hari untuk menghemat energi.

    14 Desember 1799
    Presiden pertama Amerika, George Washington, meninggal di rumahnya di Mount Vernon, Virgina, pada usia 67.

    14 Desember 1927
    Cina dan Uni Soviet putus hubungan.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Pelantikan

Herman Prayitno dan Djoko Sumaryono

Buku

Australia di Mata Kritikus (Australia)

Aku Berpikir Maka Aku Ada

Dari Rekreasi hingga Reli

Catatan Pinggir

Dhanu

Layar

Bergerak Bersama Dunia Imajinasi Bernama Animasi

Bertualang di Kota Para Roh

Hayao Miyazaki

Pergulatan Mencari Karakter

TEMPO|interaktif

Olahraga

Marinez Kian Merapat ke Anfield

Teknologi

Tim Mobile Health ITB ke Final Kejuaraan Dunia

Teknologi

NetApp Indonesia Resmikan Kantor Baru

Inilah Para Calon Pengganti Paul Si Gurita

Olahraga

Robbie Fowler Hadapi Indonesia All-Stars Masters

Bisnis

Stop Ekspor Mineral, Indonesia Ditekan Asing

Olahraga

Mitra Kukar Cukur Gresik United 4-1

Teknologi

Penyebar Malware Angry Birds Didenda

Otomotif

Hambat Importir Umum, BMW Didenda Rp 1,5 Triliun

Bisnis

200 'Kuda Putih' Akan Diluncurkan  

Metro

Penembakan Satpam IPB, Lima Menit Jelang Adzan  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif