• Home
  • 08 Desember 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Buku
  • Selingan
    • Layar
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
  • Arsip

Layar

  • Bergerak Bersama Dunia Imajinasi Bernama Animasi


    Dalam dunia animasi, apa pun menjadi sangat mungkin. Kemajuan teknologi membuat film animasi menjadi lebih sempurna dan luwes dalam bertutur. Studio besar akhirnya lebih suka menjamah teknologi mutakhir. Hasilnya, hampir separuh dunia dikuasai Disney dengan resep yang sama sejak meledaknya Beauty and the Beast: kompugrafik, musik yang menjadi roh film; aneka bintang Hollywood sebagai pengisi suara, dan berbagai merchandise yang ditebarkan melalui kerja sama dengan restoran waralaba terkemuka. Namun, diam-diam, animasi Jepang juga mengintip untuk merebut pesona dunia. Bagaikan angin ribut, semuanya masuk ke negeri ini. Bagaimana pula kiprah film animasi di Indonesia di tengah kemenangan animasi Amerika dan Jepang? Ikuti aktivitas para animator Indonesia yang sudah berkecimpung di belakang layar studio Disney.
  • Bertualang di Kota Para Roh


    Spirited Away, film animasi Jepang, meraih Academy Award dan melibas film animasi Disney yang selama ini merajai animasi dunia. Kekuatannya, film ini berangkat dari dunia folklor.
  • Hayao Miyazaki

    Pergulatan Mencari Karakter


  • Hidup di Jalur Idealisme


    Industri film animasi Indonesia jalan di tempat. Ada yang bertahan dari sebuah "kamar kos".
  • Kuli di Balik Layar Dunia


    Sebagian besar penggarapan film animasi impor yang beredar dan digemari bocah di Tanah Air dilakukan di Indonesia. Animator Indonesia kebagian peran tak sepele, yaitu sebagai in-betweener.
  • Animasi Indonesia di Tengah Kemegahan Animasi Dunia


cover

Album

Pelantikan

Herman Prayitno dan Djoko Sumaryono

Buku

Australia di Mata Kritikus (Australia)

Aku Berpikir Maka Aku Ada

Dari Rekreasi hingga Reli

Catatan Pinggir

Dhanu

Layar

Bergerak Bersama Dunia Imajinasi Bernama Animasi

Bertualang di Kota Para Roh

Hayao Miyazaki

Pergulatan Mencari Karakter

TEMPO|interaktif

KPU Tetapkan DPT Pekan Depan  

Kapolda Tetap Tolak Konser Lady Gaga

Olahraga

Martinez Kian Merapat ke Anfield

Teknologi

Tim Mobile Health ITB ke Final Kejuaraan Dunia

Teknologi

NetApp Indonesia Resmikan Kantor Baru

Inilah Para Calon Pengganti Paul Si Gurita

Olahraga

Robbie Fowler Hadapi Indonesia All-Stars Masters

Bisnis

Stop Ekspor Mineral, Indonesia Ditekan Asing

Olahraga

Mitra Kukar Cukur Gresik United 4-1

Teknologi

Penyebar Malware Angry Birds Didenda

Otomotif

Hambat Importir Umum, BMW Didenda Rp 1,5 Triliun

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif