• Home
  • 29 Desember 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat Dari Redaksi
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Selingan
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
    • Wawancara
  • Arsip
  • 29 Desember 2003

    Dari Kekeringan ke Banjir Bandang

    Mentari memanggang bumi khatulistiwa sejak Februari. Sebenarnya ini fenomena yang lazim di daratan tropis seperti Indonesia, yang cuma kenal dua musim. Tapi panas kali ini lebih menyengat dari biasanya. Memasuki Mei, kemarau memperlihatkan keperkasaannya. Tanah-tanah retak, air sulit dicari, kekeringan melanda Indonesia.

    Hujan yang ditunggu-tunggu tak juga mau jatuh menginjak akhir bulan kedelapan. Masyarakat meronta dicengkeram kegersangan. Puluhan ribu hektare sawah gagal panen. Petani ikan di waduk besar seperti Jatiluhur menderita kerugian miliaran rupiah. Pasokan listrik di Pulau Jawa terancam akibat permukaan air yang terus merosot.

    Di Gunung Kidul, setiap hari, truk berisi air bersih hilir-mudik masuk kampung. Penduduk membeli air itu dengan harga gila-gilaan, kadang menukarnya dengan hewan ternak semata wayang. Sedangkan telaga-telaga yang masih berair selalu dijejali antrean manusia dari pagi hingga malam. Di Cirebon, kekeringan memicu konflik antarpetani yang berebut membuka pintu-pintu air.

    Hujan yang ditunggu-tunggu baru turun awal September. Tapi curah air cepat mengubah keadaan menjadi bencana. Tanah-tanah yang rengkah dan akar-akar pohon di hutan negeri ini yang sudah tercerabut akibat pembalakan gila-gilaan tak ada yang bisa menahan gelontoran air.

    Banjir pun tak terhindarkan. Yang terbesar dalam tahun ini melanda Kecamatan Bohorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Banjir bandang yang terjadi pada September lalu itu menewaskan ratusan jiwa, membuat ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Usai banjir, saling lempar tudingan yang terdengar. Pemerintah dianggap gagal menghentikan laju penebangan liar, sedangkan pemerintah berlindung di balik bencana alam. Apa pun itu, setiap bencana hanya menyisakan penderitaan, tak peduli pada perdebatan siapa salah, siapa benar.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Meninggal

Bambang Harsrinuksmo, 60 tahun

Buku

Berbangga Membangun ITB

Kaleidoskop

Seks, Pispot, dan Harry Potter

Catatan Pinggir

Setiap Desember Adalah Menunggu

Surat Dari Redaksi

Surat dari Redaksi

Tahun 2004, Tahun Pemilihan Presiden

TEMPO|interaktif

Olahraga

Leverkusen Tanpa Ballack Lawan Barca

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

Olahraga

City Kembali ke Puncak

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

Motor Honda Raih Lima Penghargaan Merek Terbaik

PT ASTRA HONDA MOTOR

Olahraga

Usai Berdiskusi dengan Klub, Suarez Akui Kesalahan

Olahraga

Aston Villa-Manchester City Masih Tanpa Gol

Olahraga

Inter Milan Ditundukkan Tim Juru Kunci

Olahraga

Hadapi Aston Villa, City Rotasi Sejumlah Pemain

Bisnis

Duta Besar AS untuk Cina Menjadi Direktur Ford

Internasional

Kaisar Akihito Jalani Operasi Bedah Jantung

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif