• Home
  • 29 Desember 2003
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Surat Dari Redaksi
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Selingan
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
    • Wawancara
  • Arsip

Selingan

  • Berjuang Membela Nama Beken


    Dua lusin partai politik akan bertanding dalam Pemilu 2004. Sebagian besar di antaranya adalah partai baru yang belum punya pengalaman mengikuti pesta demokrasi itu. Target mereka dua: mengisi kursi parlemen dan mencari tiket untuk bisa mengusung jago mereka ke kancah pemilihan presiden. Nama-nama beken pun diusung. Ada Susilo Bambang Yudhoyono (Partai Demokrat), ekonom Sjahrir (Partai Perhimpunan Indonesia Baru), Siti Hardijanti Rukmana (Partai Karya Peduli Bangsa), dan sejumlah calon lain. Duit memang bisa dicari, tapi bisakah mereka menyaingi para calon "kakap"—misalnya Megawati, Amien Rais, Hamzah Haz—yang partainya lebih dulu ada dan lebih punya pengalaman mengikuti pemilu?
  • Dengan Video Mengusung Pak Jenderal


    Selain getol menggandeng pengusaha kakap, Partai Demokrat, yang mengusung Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden, juga gencar berkampanye lewat cakram video.
  • Partai 'Kecil' untuk Bung Besar


    Sjahrir dan partainya berkampanye lewat buku dan diskusi. Mereka berusaha menggaet anggota partai lain yang gagal verifikasi.
  • Kandidat 'RI-1' Setengah Hati


    Disebut-sebut sebagai kandidat "RI-1" dari Partai PDK, Ryaas Rasyid masih malu-malu. Peluangnya?
  • Partai Rindu Soeharto


    Menjual mimpi tentang zaman keemasan Orde Baru, partai ini mengusung Siti Hardijanti Rukmana sebagai calon presiden. Mampukah mereka merebut hati pemilih?
  • Jangan Mimpi Jadi Presiden


    Daripada mengelus jago untuk calon presiden, partai-partai kecil lebih terfokus membangun jaringan di daerah.
cover

Album

Meninggal

Bambang Harsrinuksmo, 60 tahun

Buku

Berbangga Membangun ITB

Kaleidoskop

Seks, Pispot, dan Harry Potter

Catatan Pinggir

Setiap Desember Adalah Menunggu

Surat Dari Redaksi

Surat dari Redaksi

Tahun 2004, Tahun Pemilihan Presiden

TEMPO|interaktif

Nasional

Raja Solo Pilih Tinggalkan Keraton

Nasional

'Kisruh' Gubernur Bengkulu Rugikan Masyarakat  

Olahraga

Moratti : Palacio Pemain yang Dibutuhkan Inter

Internasional

Bill Clinton Berpose dengan Bintang Film Porno

Olahraga

Patrich Wanggai Bela Indonesia Selection  

Oezil Ingin Bawa Jerman Juarai Euro 2012

Metro

Polisi Temukan Motor Perampok Penembak Satpam IPB  

KPU Tetapkan DPT Pekan Depan  

Kapolda Tetap Tolak Konser Lady Gaga

Olahraga

Martinez Kian Merapat ke Anfield  

Teknologi

Tim Mobile Health ITB ke Final Kejuaraan Dunia

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif