• Home
  • 12 Januari 2004
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Bisnis Sepekan
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Selingan
    • Perjalanan
    • Layar
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 12 Januari 2004

    Anas Retur Mobil Baru

    TERSIKSA pemberitaan "miring" media massa dan kritik anggota DPR, anggota KPU Anas Urbaningrum mengembalikan dua mobil dinasnya-baik yang lama, Toyota Soluna, maupun jatah barunya, Toyota Kijang Krista. Padahal, ia dan koleganya layak menerimanya. Pengembalian itu terhitung Senin 12 Januari lalu. "Teman-teman (pers) bisa melihat (beban) pekerjaan KPU," kata Anas dalam konferensi pers di kantor KPU, Jumat pekan lalu. Ia menganggap pers tidak fair bila membandingkan KPU dengan lembaga lain. Ia menunjuk persetujuan Departemen Keuangan sebagai prosedur pembagian yang sudah dipenuhi. "Prosedur" lainnya, mungkin: harga mobil yang di bawah plafon Rp 350 juta. Maka, Ketua KPU Nazaruddin Syamsudin dan dua anggota KPU, Daan Damara dan Mulyana W. Kusumah, memilih Nissan X-Trail. Wakil Ketua Ramlan Surbakti mendapat Toyota Camry, bersama anggota KPU Rusadi Kantaprawira. Sedangkan tiga anggota lain, Valkina Sangka Subekti, Chusnul Ma'riyah, dan Hamid Awaluddin, masing-masing memilih Toyota New Corolla Altis, Nissan Super Salon, dan Honda CRV. Pembelian mobil baru, kebebasan memilih jenis dan merek mobil, disepakati dalam pertemuan anggota KPU dengan pejabat Sekretariat Jenderal KPU, sebulan lalu. Dananya diambil dari anggaran Pemilu 2003 dengan persetujuan Menteri Keuangan. Sebab, KPU dianggap berhasil menghemat Rp 13 miliar saat mengadakan ratusan kendaraan (mobil dan motor) operasional KPU daerah se-Indonesia, tahun lalu. Sejumlah LSM dan anggota DPR pun langsung mengecam anggota KPU tidak peka dengan kondisi keuangan negara. Jika KPU bisa membawa Pemilu 2004 berjalan sukses, kata Luky Djani dari ICW, baru mereka pantas meminta fasilitas. "Tunjukkan kerjanya dulu, baru mikir yang lain," katanya. Kepada satu stasiun televisi, Anas mengatakan ia mengembalikan mobil-mobil dinasnya karena ingin bekerja dengan tenang, tidak ingin keluarganya terganggu, dan ingin menunjukkan bahwa tanpa fasilitas kendaraan pun pekerjaannya sebagai anggota KPU tidak akan terganggu. Tapi, kepada rekan-rekan KPU-nya, ia meminta agar mereka tidak mengikuti jejaknya.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

PROMOSI

Cissy Bana Kartasasmita, 57 Tahun

Buku

Legenda Sang Penunggang Naga

Catatan Pinggir

The Clowns

Saddam

Layar

Ziarah di Kaki Langit Zeus

Jejak Sokrates di Agora

Mengenang Perang Troya

TEMPO|interaktif

Olahraga

Race Fature Monaco, Rio Finis Posisi 14

Nasional

Buntut Bentrok Lahan PTPN II, Kantor Dibakar

Nasional

Soal Ani Yudhoyono Jadi Capres, Demokrat Diminta Hormati Putusan SBY

Chamberlain Akan Jadi Pemain Hebat, Kata Rosicky

Nasional

4 Ribu Reaktor Biogas Dibangun di Jawa Timur

Nasional

Raja Solo Pilih Tinggalkan Keraton

Nasional

'Kisruh' Gubernur Bengkulu Rugikan Masyarakat  

Olahraga

Moratti : Palacio Pemain yang Dibutuhkan Inter

Internasional

Bill Clinton Berpose dengan Bintang Film Porno

Olahraga

Patrich Wanggai Bela Indonesia Selection

Oezil Ingin Bawa Jerman Juarai Euro 2012

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif