• Home
  • 09 Februari 2004
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Perilaku
    • Film
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Selingan
  • Seni
    • Fotografi
    • Musik
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 09 Februari 2004
    Penghargaan

    Harmani Kalim

    Ketelatenan Prof. dr. Harmani Kalim, M.P.H., Sp.J.P. (K) di dunia penyakit jantung selama 19 tahun akhirnya terbayar. Kepala Klinik Emergensi Rumah Sakit Jantung Harapan Kita itu 28 Januari lalu dinobatkan sebagai guru besar tetap dalam ilmu kardiologi di almamaternya, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jenis penghargaan yang langka, karena jumlah guru besar kardiologi di Indonesia bisa dihitung dengan jari tangan. "Ini amanah berat yang harus digunakan untuk kepentingan masyarakat," kata dokter spesialis jantung untuk lingkungan DPR dan Kejaksaan Agung ini.

    Harmani menekuni penyakit yang jadi pembunuh nomor satu di dunia itu sejak 1985, saat dia diangkat menjadi staf medis fungsional di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita. Pada 1992, kata Harmani dalam pidato pengukuhannya, angka kematian penyakit jantung yang ditangani Rumah Sakit Jantung Harapan Kita masih 12,65 persen. Bersyukurlah, teknologi terbaru bisa menekan angka kematian itu dan turun pada 2002 menjadi 9,97 persen. "Kemajuan teknologi kedokteran begitu pesat. Saya harus menyebarluaskan kepada para mahasiswa dan masyarakat," kata dokter yang kini sedang menyusun buku ke-15 soal penyakit jantung itu.

    Ketua Komite Riset Asia Pacific Society of Cardiology itu prihatin soal minimnya kemampuan masyarakat untuk menangani penyakit jantung, baik dari pengetahuan maupun biaya.

    Saat ini baru 10 persen pasien penyakit jantung yang dikirim ke unit gawat darurat (UGD) yang berhasil ditangani dengan terapi yang benar. "Rata-rata karena pasien terlambat dibawa ke UGD atau pasien tak mampu membayar Rp 2,5 juta per orang," kata dokter kelahiran Solo itu, sedih. "Ini tantangan yang harus dihadapi."


    "MA itu bukan Tuhan. MA adalah lembaga tinggi negara yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya pada moral dan masyarakat, apa pun putusannya."
    - Mantan Hakim Agung Mahkamah Agung, Muladi, menanggapi kasus kasasi Akbar Tandjung, Rabu pekan lalu di Jakarta.

    "Pemerintah akan menerbitkan keputusan presiden untuk membatasi frekuensi perjalanan haji seseorang. Mereka yang belum pergi atau yang pergi untuk pertama kalinya akan diprioritaskan."
    - Wakil Presiden Hamzah Haz mengomentari tragedi haji di Mina akibat membeludaknya jemaah haji, Rabu pekan lalu.


    TEMPO DOELOE

    9 Februari 1900
    Kejuaraan tenis Piala Davis digelar pertama kali dengan mempertandingkan mahasiswa Amerika Serikat, Dwight Filley Davis, melawan tim asal Inggris.

    9 Februari 1981
    Pelopor musik rock, Bill Haley, yang pada 1955 terkenal dengan hit-nya, Rock Around the Clock, mengembuskan napas terakhir.

    11 Februari 1778
    Setelah 28 tahun hidup sebagai pelarian di luar negeri, Voltaire kembali ke kotanya, Paris, Prancis.

    11 Februari 1945
    Tiga negarawan terpenting, Presiden AS Roosevelt, Perdana Menteri Inggris Winston Churchill, dan pemimpin Soviet Josef Stalin, menandatangani Perjanjian Yalta.

    12 Februari 1973
    Vietnam untuk pertama kalinya melepas tawanan perang asal Amerika Serikat.

    12 Februari 1999
    Presiden Amerika Serikat Bill Clinton lolos dari pemecatan setelah terjerat kasus selingkuh dengan Monica Lewinski, pekerja magang berusia 21 tahun.

    13 Februari 1945
    Hujan bom yang dijatuhkan oleh ratusan pesawat Inggris di Kota Dresden, Jerman, membuat 35 ribu-135 ribu orang meninggal.

    13 Februari 1991
    Sotheby's mengumumkan keaslian manuskrip novel Huckleberry Finn yang ditulis Mark Twain, yang sebelumnya telah hilang selama seabad.

    14 Februari 268
    Saint Valentine, pendeta yang menentang larangan nikah muda di masa Raja Claudius II di Roma, mengirimkan surat cinta kepada seorang gadis, sebelum Valentine dihukum mati.

    14 Februari 1929
    Bos mafia, Al Capone, "merayakan" hari Valentine dengan menembak tujuh rivalnya di sebuah garasi di Chicago, AS.

    15 Februari 1942
    Pasukan Jepang menaklukkan Sekutu di kawasan Pasifik dan menahan 130 ribu tentara.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Penghargaan

Harmani Kalim

Buku

Selamat Datang, Faiz dan Izzati

Fotografi

Ketika Dewa Turun ke Bumi

Indonesiana

Indonesiana

TEMPO|interaktif

Nasional

Jusuf Kalla: Pemerintah Harus Stop Jadi Penghimbau!

Olahraga

Van der Vaart Sarankan Robben Bertahan di Muenchen

Olahraga

Pereli Subhan Aksa Sementara Masuk 3 Besar

Nasional

Corby Sudah Bisa Ajukan Bebas Bersyarat  

Ronaldo : Portugal Akan Kalahkan Jerman

Nasional

Pertamina Luncurkan SPBU Khusus di Bali

Nasional

KPK Tahan Bekas Wali Kota Cilegon  

Olahraga

Feature Race Monaco, Rio Finis Posisi 14  

Nasional

Buntut Bentrok Lahan PTPN II, Kantor Dibakar

Nasional

Soal Ani Yudhoyono Jadi Capres, Demokrat Diminta Hormati Putusan SBY

Chamberlain Akan Jadi Pemain Hebat, Kata Rosicky

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif