Pemilu Malaysia telah usai digelar pada Ahad, 21 Maret. Hasilnya, Barisan Nasional, koalisi 13 partai dengan United Malays National Organisation (UMNO) sebagai saka guru-selama hampir dua setengah dasawarsa terakhir-masih terus bertahkta. Tapi pemilu adalah momentum kembalinya "luka lama" Kuala Lumpur: Kelantan lepas ke tangan Partai Islam Se-Malaysia (PAS) pada 1990, disusul Terengganu pada 1999.
Mengapa sulit benar mengembalikan kedua wilayah ini ke pangkuan Barisan Nasional? Berkali-kali mingguan ini pernah meliput Malaysia-di antaranya merekam denyut dua belahan di jantung kekuasaan PAS: Kelantan dan Terengganu. Wartawan TEMPO Rommy Fibri menuliskan laporan ini untuk mengiringi pemilu yang baru saja berakhir-dilengkapi oleh Purwani Diyah Prabandari.
Akar-akar PAS yang subur menjalar di Kelantan dan Terengganu tak lepas dari peran beberapa tokoh. Mereka dipandang mampu memandu anak negerinya melalui teladan dan karisma.