• Home
  • 03 Mei 2004
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Iqra
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
    • Wawancara
  • Arsip
  • 03 Mei 2004

    Sebuah Jendela untuk Melihat Dunia

    Oliver Wendell Holmes pernah menulis "apa yang ada di belakang dan di depan kita adalah persoalan kecil, dibandingkan dengan yang ada di dalam kita". Dari sudut pandang itulah pakar Life Management, Arvan Pradiansyah, menuangkan pandangan-pandangannya dalam buku berjudul Life is Beautiful: Sebuah Jendela untuk Melihat Dunia (Elex Media Komputindo, Jakarta). Ini buku keduanya setelah You Are a Leader (2003).

    Dalam buku ini, Arvan, alumni London School of Economics bidang manajemen sumber daya manusia dan hubungan industri, London, mengimbau kita agar berpikir ulang tentang "problem". Boleh jadi, kata dia, pangkal semua keruwetan hidup adalah dari cara melihat, dari jendela jiwa yang kurang terawat. Arvan juga banyak memberikan definisi "baru" terhadap sebuah konsep yang selama ini dikenal, misalnya "sabar". Di tangannya, "sabar" berarti bersatunya pikiran dan badan. Misalnya Anda terjebak macet, maka ketika pikiran mulai berkeliaran keluar dari mobil, saat itulah "problem" datang. Tapi, ketika pikiran tetap di dalam, misalnya sambil membaca buku ini, saat itulah terasa bahwa hidup juga bisa indah—di segala suasana.

    Album Jamie Cullum

    Sepak bola punya David Beckham, dunia jazz punya Jamie Cullum. Inilah vokalis-pianis baru dari Inggris yang oleh kritikus musik dijuluki "Frank Sinatra with sneakers". Dari julukan itu, tahulah kita bahwa lelaki 23 tahun yang baru merilis album debutan Twenty Something ini akan menjadi the next big thing in music. Buktinya, Jamie menjual lebih banyak album ketimbang Kylie Minogue, Radiohead, Pink, The Strokes, dan Enrique Iglesias.

    Ia menyanyi, ia bermain piano—jazz abis. Dengan aksen Inggrisnya yang kental, ia taklukkan publik Amerika lewat lagu All at Sea. Jamie juga seorang "ortodoks". Pada zaman serba digital seperti sekarang, keempat belas lagunya direkam secara analog. Hasilnya adalah suara yang lebih hangat, jernih, dan realistis.

    Tak mengherankan, dengan semua keunggulan itu, BBC National Radio 3 Jazz Awards mengganjarnya penghargaan sebagai The Best Newcomer, dan pihak Universal berani menggaet pendatang baru ini dengan kontrak senilai satu juta pound! To jazz or not to jazz, Jamie.

    Onfolio Sang Penata Arsip

    Bagi Anda yang sering mengumpulkan bahan riset dari Internet, pasti sering pusing oleh cepatnya data menggunung. Kini sistem pengarsipan yang dikembangkan Onfolio Inc. menghemat banyak waktu dalam menata file digital. Peranti lunak ini dijual 30 dolar, namun untuk mengetes keandalan program ini selama 30 hari, Anda bisa men-download-nya cuma-cuma dari situs mereka (www.onfolio.com).

    Pada prinsipnya, Onfolio akan mengambil semua halaman Web yang dikehendaki pengguna, dan mengintegrasikannya ke browser Internet Explorer. Bagusnya, selain untuk Web, Onfolio juga bisa digunakan untuk menyimpan data seperti fungsi notepad, atau mengopi berbagai aplikasi dan menyimpannya sebagai note.


    JEJAK MAYA

    http://www.annefrank.org
    Situs Anne Frank

    Sekelumit kisah hidup Anne Frank, gadis kecil keturunan Yahudi yang menjadi simbol kekejaman Nazi, kini bisa dilihat di Internet. Bukan cuma tekstual, tapi juga visual. Sebuah film pendek hitam putih memperlihatkan Anne sedang bersandar di balkon rumahnya, memperhatikan persiapan pernikahan seorang tetangga. Film ini dibuat pada 1941, sebelum keluarga mereka hidup bersembunyi selama Perang Dunia II.

    Anne Frank, 15 tahun, terkenal setelah catatan harian rahasianya yang mengisahkan dua tahun kehidupan keluarganya dalam persembunyian diterbitkan dengan judul The Diary of Anne Frank. Mereka akhirnya ditangkap Nazi pada 4 Agustus 1944. Anne meninggal di kamp konsentrasi Bergen-Belsen, Maret 1945. Seandainya masih hidup, 12 Juni nanti, Anne berusia 75 tahun.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Prestasi

Mahasiswa UI Berjaya di Prancis

Buku

Kipandjikusmin dan Kesusastraan yang Asing

Catatan Pinggir

Ambon

TEMPO|interaktif

Olahraga

Gara-gara Kembang Api, Iqbal Dipastikan Absen

Sepuluh Persen Warga Taiwan Ternyata WNI

Olahraga

Milito Berharap Forlan Tak Tinggalkan Inter

Metro

Satpam IPB Korban Penembakan Langsung Dimakamkan

Nasional

Jusuf Kalla: Pemerintah Harus Stop Jadi Penghimbau!

Olahraga

Van der Vaart Sarankan Robben Bertahan di Muenchen

Olahraga

Pereli Subhan Aksa Sementara Masuk 3 Besar

Nasional

Corby Sudah Bisa Ajukan Bebas Bersyarat  

Ronaldo : Portugal Akan Kalahkan Jerman

Nasional

Pertamina Luncurkan SPBU Khusus di Bali

Nasional

KPK Tahan Bekas Wali Kota Cilegon  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif