• Home
  • 24 Mei 2004
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Selingan
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
    • Teater
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
    • Sosok
  • Arsip

Selingan

  • Sepasang Wajah Hamas


    Gaza adalah tanah kelahirannya. Palestina merdeka adalah impiannya. Dan Hamas adalah namanya. Dilahirkan, antara lain, oleh Syekh Ahmad Yassin pada 1987, sedari awal Hamas telah mendua rupa. Di satu sisi, dia Mujama al-Islami, sebuah organisasi sosial Islam. Di sisi lain, dia Mujahidun ila Falasthin atau Pejuang Islam Palestina, sebuah sayap militer?dengan gerak perlawanan radikal. Maka jadilah Hamas sebuah organisasi teroris?yang perlu dibasmi hingga ke akar?di mata Israel, Amerika Serikat, dan para sekutu Baratnya. Toh, anak negeri Palestina mencintai kedua sisi wajah Hamas: penyokong yang berwelas asih dan pejuang yang menghalalkan istishadi (syuhada yang dipilih sendiri) melalui bom-bom bunuh diri. April silam, koresponden TEMPO di Kairo, Zuhaid el-Qudsy, mengunjungi beberapa kantong Hamas di Jalur Gaza. Berikut ini laporannya.
  • Kota Intifadah, Semangat Palestina


    Bangsa Kanaan bermukim di Gaza sejak ribuan tahun lalu. Kini menjadi pusat perlawanan terkeras melawan Israel.
  • Antusiasme pada Sekepal Batu


    Bermula dari gerakan sosial dan moral, Hamas kini bermetamorfosis menjadi kekuatan politik paling vokal untuk Palestina.
  • Doa Kanak-kanak dari Khan Younis


    Hamas mendapat tempat terhormat dalam hati orang Palestina. Wartawan TEMPO merekam fenomena ini di sepanjang Jalur Gaza.
  • Petinggi Brigade Izzuddin al-Qassam, Shalah Abu al-Hija: ?Sharon Target Utama Kami?


cover

Album

Pelantikan

Penghargaan

Buku

Menggugah Para Pembuat Keputusan

Catatan Pinggir

Zhivago

Seni Rupa

Gerilya dari India

TEMPO|interaktif

Olahraga

Gara-gara Kembang Api, Iqbal Dipastikan Absen

Sepuluh Persen Warga Taiwan Ternyata WNI

Olahraga

Milito Berharap Forlan Tak Tinggalkan Inter

Metro

Satpam IPB Korban Penembakan Langsung Dimakamkan

Nasional

Jusuf Kalla: Pemerintah Harus Stop Jadi Penghimbau!

Olahraga

Van der Vaart Sarankan Robben Bertahan di Muenchen

Olahraga

Pereli Subhan Aksa Sementara Masuk 3 Besar

Nasional

Corby Sudah Bisa Ajukan Bebas Bersyarat  

Ronaldo : Portugal Akan Kalahkan Jerman

Nasional

Pertamina Luncurkan SPBU Khusus di Bali

Nasional

KPK Tahan Bekas Wali Kota Cilegon  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif