• Home
  • 07 Juni 2004
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
    • Televisi
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Selingan
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
    • Wawancara
  • Arsip
  • 07 Juni 2004

    TEMPO, 7 April 1990

    ?Pada masanya nanti, ketika tak ada lagi era orang kuat di Indonesia, calon presiden seharusnya berkampanye sebelum dipilih oleh MPR.? Kata-kata ini keluar dari bibir A. Dahlan Ranuwiharjo dalam sebuah seminar di Kampus Universitas Indonesia, awal April 1990. Gagasan ini menggema, lalu bersahut-sahutan. Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Golkar, Rachmat Witoelar, beranggapan boleh-boleh saja fraksi di MPR memperkenalkan calonnya sebelum sang calon dipilih lewat sidang umum. Tapi perihal boleh-tidaknya calon presiden mengkampanyekan programnya ke masyarakat tetap menjadi perdebatan. Keberatan pertama meluncur dari Presiden Soeharto, satu-satunya kandidat kuat presiden untuk kesekian kalinya di Indonesia. Menurut Soeharto, presiden adalah mandataris MPR. Jadi, kalau seorang calon presiden berkampanye, itu berarti tidak melakukan keputusan MPR, tapi keputusannya sendiri. Tapi, ketika presiden dipilih langsung seperti sekarang, ucapan Dahlan Ranuwiharjo menemukan tempat bersemainya. Bahkan Komisi Pemilihan Umum membuat jadwal dan aturan soal kampanye, lengkap dengan sanksinya segala macam. Jadilah kelima pasangan calon presiden- wakil presiden menghilir-mudiki Indonesia, meneriaklantangkan program-programnya. Termasuk jualan kecap lewat debat kandidat dan iklan di berbagai media massa. Semoga benar kata Dahlan Ranuwiharjo, era orang kuat sudah berlalu. Dan anak bangsa semakin cerdas, tak mau beli kucing dalam karung.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Pelantikan

Jalur Kisruh Gubernur Lampung

Buku

Nyanyian Biografi Para Kandidat

Catatan Pinggir

Si Anjing

Seni Rupa

Pergumulan Menjinakkan Tubuh

Televisi

Reality Show, Realitas Bermasalah

Tayangan Kriminal

Ketika Maling, Pengutil Menjadi Badut

TEMPO|interaktif

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

Motor Honda Raih Lima Penghargaan Merek Terbaik

PT ASTRA HONDA MOTOR

Olahraga

Usai Berdiskusi dengan Klub, Suarez Akui Kesalahan

Olahraga

Aston Villa-Manchester City Masih Tanpa Gol

Olahraga

Inter Milan Ditundukkan Tim Juru Kunci

Olahraga

Hadapi Aston Villa, City Rotasi Sejumlah Pemain

Bisnis

Duta Besar AS untuk Cina Menjadi Direktur Ford

Internasional

Kaisar Akihito Jalani Operasi Bedah Jantung

Olahraga

Luis Suarez Akhirnya Minta Maaf

Metro

Bus Hantam Angkot di Jagorawi, 16 Cedera  

Otomotif

KMI Gelar Test Drive KIA on Tour 2012

PT KIA MOBIL INDONESIA
iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif