Sejarah Indonesia mungkin akan berbelok ke arah lain jika saja tak ada Andrew McNaughton. Jenderal yang menjadi wakil tetap Kanada di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) inilah yang berperan besar sehingga Belanda mau duduk berunding dengan Indonesia pada tahun 1949. Saat itu, McNaughton menjabat Ketua Dewan Keamanan PBB. Salah satu prestasi McNaughton adalah bisa memaksa Belanda supaya duduk dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda, dan akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia pada Desember 1949.
Atas jasa itulah, pada 1 Juli lalu, bertepatan dengan Hari Nasional Kanada, pemerintah Indonesia menganugerahkan Bintang Jasa Utamapenghargaan sipil tertinggi dari pemerintah Indonesiakepada McNaughton. Bintang penghargaan itu diterima oleh cucu McNaughton, Thomas McDougall. "Bintang jasa ini melambangkan tali persahabatan yang terjalin antara Indonesia dan Kanada sejak 50 puluh tahun lalu dan terus berlanjut hingga hari ini," kata Menteri Luar Negeri Kanada, Y.M. Bill Graham.
McNaughton adalah sosok pahlawan bagi Kanada. Dialah insinyur yang meniupkan angin modernisasi di militer Kanada. Pria yang lahir pada 25 Februari 1887 dan meninggal 11 Juli 1966 ini insinyur mesin dari McGill University di Montreal, Kanada, sebelum dia masuk milisi pada 1910. Ketika perang berakhir, ilmu mesinnya membantu kariernya meroket hingga akhirnya menjadi Menteri Pertahanan Kanada pada 1944 dan menjadi Ketua Dewan Keamanan PBB.
"SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) itu kelas berat karena menyanyinya, Amien (Rais) karena cerdiknya, Wiranto karena pengalaman militernya, dan Hamzah (Haz) karena mengetahui rahasia kantong NU (Nahdlatul Ulama)."
Hasyim Muzadi, calon wakil presiden dari PDI Perjuangan, mengomentari rival-rivalnya dalam pemilihan presiden-wakil presiden, di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (1/7).
"Saya dan Pak Hamzah bukan pasangan ayam sayur. Kami punya nyali berhadapan dengan siapa pun."
Agum Gumelar, calon wakil presiden dari Partai Persatuan Pembangunan, saat melakukan kampanye di Alun-Alun Barat Serang, Banten, Kamis (1/7).
TEMPO DOELOE
5 Juli 1946
Desainer Prancis, Louis Reard, memperkenalkan rancangannya berupa dua potong kecil kain yang menutup bagian paling penting perempuan. Inilah kemudian yang kita kenal sebagai bikini. Kata "bikini" diambil dari nama Atol Bikini, pulau tempat Amerika melakukan percobaan bom atomnya, yang berlangsung tahun itu juga.
6 Juli 1928
Film bersuara untuk pertama kali diputar di New York, Amerika Serikat.
7 Juli 2000
Amazon.com, toko buku terbesar dunia, menjual lebih dari 400 ribu jilid buku dongeng J.K. Rowling, Harry Potter and the Goblet of Fire. Inilah rekor penjualan buku terbesar.
8 Juli 1889
Koran ekonomi Wall Street Journal terbit. Inilah koran yang sangat berpengaruh di dunia, bahkan sampai sekarang.
9 Juli 1877
Turnamen Tenis Wimbledon untuk pertama kalinya dimulai di daerah Wimbledon, pinggiran Kota London, Inggris. Dalam pertandingan ini, yang digelar baru kategori tunggal putra, diikuti 21 peserta.
10 Juli 1985
Teror menimpa kelompok pencinta lingkungan Greenpeace. Kapal kebanggaan mereka, Rainbow Warrior, yang sedang berlabuh di Auckland, Selandia Baru, dibom.
11 Juli 2000
Dalam Konferensi AIDS se-Dunia di Afrika Selatan, tim dari Oxford University, Inggris, mengumumkan akan mencoba vaksin bagi virus maut itu untuk pertama kalinya di dunia.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
