• Home
  • 02 Agustus 2004
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Selingan
    • Perjalanan
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Teater
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 02 Agustus 2004
    SAKIT

    H. Mohammad Noer

    Mantan Gubernur Jawa Timur H. Mohammad Noer tergolek di Rumah Sakit Surabaya Internasional. Sudah sekitar sepekan sesepuh warga Madura ini dirawat lantaran menderita gangguan pencernaan. Sebelumnya, Raden Panji Mohammad Noer, nama lengkap pria 86 tahun ini, sempat dirawat dan diperiksa di Rumah Sakit Darmo dan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soetomo.

    Saat Noer dirawat di RSUD dr. Soetomo, karena memerlukan darah, pihak rumah sakit meminta karyawannya menjadi donor darah bagi dia. Dalam waktu singkat, terkumpul 25 orang donor darah yang terdiri atas dokter dan karyawan rumah sakit RSUD dr. Soetomo.

    Sejumlah pejabat, mantan pejabat, dan tokoh Jawa Timur datang menjenguk Gubernur Jawa Timur periode 1967-1976 itu. Selasa pekan lalu, misalnya, Susilo Bambang Yudhoyono juga datang.

    Yudhoyono cukup dekat dengan Mohammad Noer. Saat SBY berkampanye di Jawa Timur beberapa waktu lalu, misalnya, Noer memberikan banyak nasihat untuknya. Tak hanya nasihat agar bisa unggul di "provinsi kaum nahdliyin", tapi juga jika kelak terpilih menjadi presiden. "Kalau nanti jadi presiden, jangan kemudian menimpakan kesalahan pada pendahulunya," demikian salah satu pesan Mohammad Noer.

    Di kalangan warga Jawa Timur dan Madura khususnya, Mohammad Noer memang tokoh panutan. Ia selama ini dikenal sebagai "pejuang" warga Madura. Saat Presiden Megawati meresmikan pembangunan bentang tengah jembatan Surabaya-Madura (Suramadu), 2 Juli lalu, Noer mewanti-wanti agar jembatan itu kelak tidak membuat warga Madura sengsara, dari segi ekonomi, sosial, apalagi moral. "Jangan sampai nanti pelacur malah lebih mudah masuk Madura," katanya.

    Saat satu pilar jembatan itu runtuh dan memakan korban jiwa beberapa waktu lalu, Noer langsung menyerukan agar pemerintah segera meminta maaf kepada masyarakat, khususnya warga Madura, atas terjadinya peristiwa tersebut.

    Begitu melekatnya Mohammad Noer di hati orang Madura sehingga ada guyonan, sampai kini, sebagian masyarakat Madura tetap menganggapnya sebagai Gubernur Jawa Timur. La, lantas apa jabatan Wahono, Soelarso, Basofi Sudirman, dan kini Imam Oetomo? Orang Madura punya jawaban khas, "Oh, mereka itu penggantinya Pak Noer, tak iya…."


    "…. Pemilihan presiden ini bagi kami tidak begitu kredibel atau meyakinkan dilihat dari sudut keadilan dan kejujuran, tapi dengan jiwa besar kami tulus dan legawa menerima hasil pemilu…."
    — Amien Rais, calon presiden dari Partai Amanat Nasional, dalam pidatonya di Gedung Bidakara, Rabu pekan lalu.

    "Sudah saatnya dikaji apakah KUHP tentang pencemaran nama baik seorang pejabat publik masih dikatakan hak individu atau harus diubah sesuai dengan perkembangan zaman. Sebab, pejabat itu bukan lagi sebagai penguasa, tetapi yang melayani kepentingan publik."
    — Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan menyatakan kepada wartawan di sela-sela "Konferensi Internasional Pencemaran Nama dan Kebebasan Pers" di Jakarta, Rabu pekan lalu.


    TEMPO DOELOE

    2 Agustus 1934
    Adolf Hitler, Kanselir Jerman, menggantikan posisi Presiden Jerman, Paul von Hindenburg, yang wafat. Inilah era baru kediktatoran Hitler, yang mengangkat dirinya sebagai Fuhrer, sang Pemimpin Ras Arya.

    3 Agustus 1957
    Tunku Abdul Rahman terpilih sebagai kepala negara Malaysia yang sedang dalam proses kemerdekaan dari Inggris.

    4 Agustus 1944
    Dia gadis biasa dari sebuah keluarga Yahudi. Umurnya baru 12 tahun. Tapi, hari demi hari, dia mencatat semua pengalamannya menghadapi kekejaman dan kejaran Nazi. Hari ini dia dan keluarganya tertangkap, tapi tentara Nazi luput melihat buku harian itu. Buku inilah yang kemudian bersaksi tentang sebuah kekejaman yang sulit dibayangkan.

    5 Agustus 1962
    Bintang seksi Hollywood, Marilyn Monroe, ditemukan tewas di rumahnya di Los Angeles. Di sebelah mayatnya yang telanjang, tergeletak botol kosong pil penenang. Secara resmi dia diumumkan meninggal akibat kelebihan obat penenang.

    6 Agustus 1945
    Amerika menjatuhkan bom atom di Hiroshima, Jepang. Ledakan berkekuatan 15 ribu ton TNT ini menghancurkan kota dalam radius 7 kilometer persegi. Ribuan orang tewas. Sisanya terkena radiasi atom hingga jauh setelah perang berakhir.

    7 Agustus 1944
    IBM, perusahaan komputer Amerika, menciptakan komputer penghitung yang sekarang kita kenal sebagai kalkulator.

    8 Agustus 1974
    Didera skandal Watergate, Presiden Amerika Richard M. Nixon mengundurkan diri dari jabatannya. Dialah Presiden Amerika pertama yang mengundurkan diri.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

SAKIT

H. Mohammad Noer

Buku

Dari Sebuah Arena Raksasa

Catatan Pinggir

Saksi

Indonesiana

Dikejar Piala Terkotor

Seni Rupa

Tafsir Hujan Ugo

Ni Kadek dalam Sepotong Konsep

TEMPO|interaktif

Internasional

Ini Pelajaran 'Kenali Musuhmu' Siswa Palestina  

Olahraga

Turun Minum, Barcelona Unggul 3-0 Atas Bilbao

Metro

Kopaja S13 Pekan Depan Lintasi Jalur Busway?

Sepuluh Persen Warga Taiwan Ternyata WNI  

Hasil Rapat MUI Soal Lady Gaga, Tegas Menolak

Pengobatan Gratis Kucing dan Kuda di Gili Lombok

Internasional

Badai Bud Hampiri Meksiko

Olahraga

Barcelona vs Bilbao : Turunkan Skuad Terbaik

Artika Sari Devi Segera Tambah Momongan

Olahraga

Gara-gara Kembang Api, Iqbal Dipastikan Absen

Olahraga

Milito Berharap Forlan Tak Tinggalkan Inter

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif