• Home
  • 13 September 2004
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Buku
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Tari
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
    • Wawancara
  • Arsip

Laporan Khusus

  • Cerita An Peng Sui dan Calon Presiden Kita


    Mengamati orang-orang di sekeliling calon presiden adalah cara lain untuk menilai kandidat presiden. Ciri khas transisi menuju demokrasi.
  • Tengoklah Kandang Banteng


    Kubu Megawati-Hasyim Muzadi berjuang mendongkrak citra. Tidak sedikit pula tarik-menarik kepentingan.
  • Hasyim Muzadi

    Sang Meteor yang Dipuja dan Dicerca


    Tak seperti Megawati yang jarang berkata-kata, Hasyim mudah bersuara. Dialah meteor politik yang dipuja dan dicerca.
  • Taufiq Kiemas

    Karena Cinto dan Politik


    Pilar utama kekuatan Megawati bukan cuma dari pamor PDIP, tetapi juga dari determinasi Taufiq Kiemas.
  • Puan Maharani

    Jalan Panjang untuk Sang Putri


    Ia pendamping setia Megawati. Mungkin ada mahkota yang disiapkan untuknya. Tapi ia mesti banyak belajar dan menunjukkan kemampuan.
  • Sekretaris Jenderal PDIP, Sutjipto:

    Orang Desa Mengabdi Kerajaan


  • Pramono Anung

    Seorang Punggawa yang Setia


    Bermula dari kader kos-kosan, kini menjadi orang kepercayaan. Politisi yang tahu kapan harus bergerak, kapan berdiam diri.
  • Tjahjo Kumolo

    Ujian untuk Si Pelobi


    Lobi Tjahjo Kumolo dianggap berhasil merangkai Koalisi Kebangsaan. Tapi ada yang meragukan lobi itu.
  • Rini M.S. Soewandi

    Hikayat Sang Superminister


    Rini M.S. Soewandi dengan cepat memasuki lingkar dalam PDI Perjuangan. Setelah jadi menteri malah tekor.
  • Laksamana Sukardi

    Laksamana di Sarang Banteng


    Laksamana Sukardi masuk PDI Perjuangan pada saat yang pas. Ingin Menteri Pariwisata.
  • Theo Syafei

    Serdadu Tua di Pusat Orbit


    Theo Syafei adalah pesawat ulang-alik: melesat cepat dan bertahan di lingkaran terdalam Partai.
  • Sabam Sirait

    Spesialis Urusan Senior


  • Mega Center

    Sangat Longgar, Tak Ada Ketua


    Bergerak dari rumah sewaan, tak disekat struktur PDI Perjuangan. Pada awalnya mendukung tim resmi.
  • Pasukan Komando dari Cikeas


    Inilah wajah tim sukses Susilo Bambang Yudhoyono: gado-gado, hangat, dan taat komando.
  • Jusuf Kalla

    Kisah Saudagar dari Wetampone


    Jusuf Kalla memiliki banyak nilai tambah bagi SBY. "SBY Jawa, saya luar Jawa. SBY militer, saya pengusaha," katanya.
  • Kristiani Herrawati

    Penyokong Setia Setiap Saat


    Ia adalah pendamping setia SBY. Perannya tak sekadar konco wingking.
  • Rachmat Witoelar

    Arsitek Politik Kampanye SBY


    Dialah mak comblang yang menjodohkan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Muhammad Jusuf Kalla. Kedekatan timnya dengan sang kandidat menimbulkan kecemburuan.
  • Sudi Silalahi

    Gas Sekaligus Rem


    Pertemanan sejak taruna membuat Sudi lekat dengan Yudhoyono. Dekat dengan kalangan pesantren.
  • Subur Budhisantoso

    Pertemuan Dua Lelaki Virgo


    Perjalanan politik Subur Budhisantoso penuh kejutan. Ia tidak mau berebut naik ke panggung.
  • Djali Yusuf

    Rela Jadi Satpam Demi Aceh


    Dia lengket bagai pengawal pribadi ke mana pun Yudhoyono pergi. Obsesinya tetap untuk Aceh.
  • Irvan T. Eddyson

    Penyokong yang Tahu Diri


    Dulu sebagai kolega, kini Irvan Eddyson bertugas mengatur kegiatan SBY. Lebih sering di belakang layar.
  • Mochamad Ma'ruf

    Yang Bertutur Seperti Danau


    Mochamad Ma'ruf menjadi dirigen tim kampanye SBY-Kalla. Siap menjadi anggota kabinet.
  • Suko Sudarso

    "Lebih Senang Jadi Teman Presiden"


    Suko, teman Megawati di GMNI, sekarang mendukung SBY. Ia menasihati SBY agar maju ke pencalonan presiden.
  • Muhammad Lutfi

    Bermula dari Dialog Bali


    Terbilang cepat meroket di dunia bisnis, Muhammad Lutfi tiba-tiba lengket dengan SBY.
  • K.H. Akhmad Khairun Nasihin

    Pak Kiai Seorang King Maker


    K.H. Akhmad Khairun Nasihin tokoh spiritual SBY. Dialah yang menjodohkan SBY dengan Jusuf Kalla.
  • Tim pengiring SBY

    Tangan-Tangan di Balik Popularitas


  • Tim Polkam

    Loyalitas Tak Lekang


    Mulanya hubungan kerja, lalu dekat secara personal. Itu sebabnya sejumlah staf Kementerian Polkam tetap mendukung Yudhoyono.
  • Seribu Kecap di Awang-awang


    Para kandidat presiden menawarkan program yang muluk-muluk. Itu bisa menjadi bumerang bagi para calon presiden.
  • Lima Jurus Mega-Hasyim


    Pasangan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi menjanjikan bakal mengangkat Indonesia dari keterpurukan. Untuk bidang ekonomi, mereka menyusun program "Rekomendasi-5" (Rencana Ekonomi Mega-Muzadi). Inilah janji mereka:
  • Heri Akhmadi:

    "Tim Pemberantas Korupsi Akan Dibentuk"


  • Sri Adiningsih:

    "Tidak Ada yang Instan"


  • Joyo Winoto:

    "Yang Terpenting Trust Building."


  • Sudi Silalahi:

    "Tak Ada Lagi Pri dan Nonpri"


  • Hasyim Muzadi:

    "Yang Pertama Memberi Teladan Kepala Negara"


  • Susilo Bambang Yudhoyono:

    "Saya akan Mendengar Pikiran Rakyat..."


  • Nama-Nama di Air Keruh


    Susunan kabinet menjadi ajang pertarungan orang di sekitar kandidat presiden. Juga upaya untuk mendongkrak citra calon presiden.
  • Marsillam Simandjuntak

    Pendukung Perubahan


    Koleganya menganggap dia "penerjang topan badai" dalam memperjuangkan prinsip.
  • Todung Mulya Lubis

    Kursi Panas dengan Kepala Dingin


    Namanya digadang-gadang tidak hanya oleh tim SBY, tapi juga tim Mega. "Itu kursi panas," katanya.
  • Yusril Ihza Mahendra

    Satu Hati, Satu Pikiran


    Yusril menempati peranan penting di mata SBY. Penyusunan kabinet, misalnya, bakal dibicarakan dengan Yusril dan Kalla.
  • Sri Mulyani Indrawati

    Masih Sebatas Omongan


    PDI Perjuangan menyebut Sri Mulyani calon kuat menteri bidang ekonomi. Spesialis kandidat.
  • Prof. Dr. Azyumardi Azra

    Profesional, Tidak Partisan


    Berlatar belakang studi Islam, dia piawai berkomentar tentang politik kontemporer.
  • Achmad Ali

    Gayung Bersambut Calon Lama


    Beberapa kali namanya disebut sebagai kandidat Jaksa Agung. Setuju hukuman mati.
  • Inspektur Jenderal I Made Mangku Pastika

    Mencari Menteri dari Bali


    Kerja membongkar jaringan pelaku bom Bali disebut bakal mengantarkan Pastika ke kursi menteri. Tapi ia belum dikontak siapa pun dari PDIP.
cover

Album

Penobatan

K.G.P.H. Hangabehi, 56 tahun

Buku

Terlalu Banyak Garam yang Tumpah

Catatan Pinggir

Jakarta, 10 September 2004

Tari

Desau Pasir dari Pedalaman Dayak

Seni Rupa

Lim Wasim, Sang Pelukis Istana

TEMPO|interaktif

Internasional

Ketika Toko Palestina Jual Produk Israel

Internasional

Perancis Tarik Pasukan dari Afganistan

Internasional

Pemilu Mesir, Islamis vs Sekuler ke Putaran Kedua

Internasional

Ini Pelajaran 'Kenali Musuhmu' Siswa Palestina  

Olahraga

Turun Minum, Barcelona Unggul 3-0 Atas Bilbao

Metro

Kopaja S13 Pekan Depan Lintasi Jalur Busway?

Sepuluh Persen Warga Taiwan Ternyata WNI  

Hasil Rapat MUI Soal Lady Gaga, Tegas Menolak

Pengobatan Gratis Kucing dan Kuda di Gili Lombok

Internasional

Badai Bud Hampiri Meksiko

Olahraga

Barcelona vs Bilbao : Turunkan Skuad Terbaik

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif