• Home
  • 01 November 2004
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Selingan
  • Seni
    • Tari
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 01 November 2004

    Rahmat Witoelar

    Punya hobi dekat dengan alam penting bagi Rahmat Witoelar, 63 tahun. Apalagi setelah ia terpilih menjadi Menteri Lingkungan Hidup. Sejak muda, ia sudah sering berurusan dengan alam. Hobinya saja membuktikannya: menyelam, selancar angin, ataupun jalan-jalan me-nikmati pemandangan alam. ?Saya akrab dengan urusan-urusan seperti ini,? katanya. Tapi, ada yang tak kalah penting. Motivator paling kuat datang dari Erna Witoelar, istrinya, yang getol sebagai aktivis lingkungan. Ia lantas menjadikan jabatannya kini sebagai cermin perjuangan menyelamatkan lingkungan hidup.

    Zuber Safawi

    Zuber Safawi, 42 tahun, boleh jadi adalah anggota DPR termiskin di Senayan. Anggota Dewan dari Partai Keadilan Sejahtera ini ketika di Jawa Tengah harus bergelantungan di atas bus umum untuk berangkat ke kantornya. Ia terbiasa dengan keadaan. Bahkan rumah saja mengontrak selama 20 tahun. ?Saya enjoy saja, kok,? ujarnya tertawa. Di Jakarta, ia masih nebeng di kantor DPP PKS di Matraman. Untuk berangkat ke Senayan, ia juga harus susah-payah gonta-ganti mobil alias nebeng teman sejawatnya. Akankah ia menolak fasilitas sebagai anggota DPR? Ia masih mau menerima: ?Asal tak perlu mewah, namun fungsional,? tuturnya.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Agian Masih Berhak Hidup

Antara Quinlan dan Agian

Album

Album

Buku

Imperium yang Pelupa

Catatan Pinggir

November

Tari

Tubuh dan Keberagaman itu

Subsidi Tiada Henti

TEMPO|interaktif

Seni & Hiburan

Ongkos Datangkan Gaga Sekitar Rp 20 Miliar

Nasional

Usai Grasi Corby, Australia Proses Ekstradisi Adrian 'BLBI'  

Nasional

Rata-rata Nilai UN SMA DKI Jakarta Kalah Jauh dari Jatim

Jumlah Perempuan Perokok di Indonesia Naik Empat Kali Lipat

Olahraga

Inter Milan Rintis Sekolah Bola di Jakarta

Nasional

Di Yogya Para Menteri Masuk Istana, Dahlan Pilih ke Pabrik Gula

Nasional

Menteri Nuh: Daripada Lady Gaga, Mending Bee Gees

Nasional

KPK Mulai Usut Duit Kongres Demokrat

Nasional

Rekor Buncit Kelulusan di NTT Akibat Jebloknya Nilai IPA

Teknologi

Mengapa Kopi Hangat Tidak Enak?

Nasional

Seluruh Siswa di Empat SMA Ini Tak Lulus UN

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif