• Home
  • 15 November 2004
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Selingan
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 15 November 2004

    Album

    PELANTIKAN Letjen TNI Hadi Waluyo

    Sebuah pelantikan panglima terlalu penting untuk dibatalkan hanya karena hujan. Itulah yang terjadi dalam upacara serah-terima jabatan Panglima Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat (Kostrad) yang baru, Letnan Jenderal TNI Hadi Waluyo, Rabu (3/11) lalu. Geledek dan hujan tak sanggup merusak keseriusan upacara ini.

    Ketika titik-titik hujan mulai turun, dan kian lama kian deras, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Ryamizard Ryacudu yang melantik Hadi tak beringsut sedikit pun. Pakaian dinas warna hijau yang necis dan mlipis dibiarkan basah begitu saja. Dengan khidmat, Hadi mencium pataka, bendera kebanggaan Kostrad. Suasana upacara di Gugusan Gunung Sangga Buana, Karawang, Jawa Barat, yang diikuti dua peleton pasukan Kostrad pun terasa magis.

    Hadi diangkat menjadi Pangkostrad menggantikan Letnan Jenderal TNI Bibit Waluyo, yang pada akhir September lalu lengser dengan sukarela karena alasan pensiun. Sebelum menempati pos baru ini, Hadi adalah Komandan Komando Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI AD di Bandung. Dia juga pernah menjabat Pangdam Tanjung Pura, Kalimantan Barat. "Saya terkejut dengan penunjukan ini, karena saya belum pernah bertugas di kesatuan Kostrad," katanya kepada Sunariyah dari Tempo.

    Semasa kuliah di Akademi Militer, Hadi adalah kawan seangkatan Bibit. Mereka sama-sama angkatan 1972. "Saya mungkin kurang sedikit dua tahun bertugas di Kostrad, tapi itu tidak jadi masalah; cukup waktu untuk berbuat."

    Pengangkatan Hadi ini adalah bagian dari mutasi besar-besaran dalam Markas Besar TNI. Selain Hadi, ada 66 perwira tinggi dan menengah pada sejumlah jabatan penting yang dipindahkan. Keputusan mutasi ini, menurut Kepala Dinas Analisa Penerangan TNI Kolonel Infanteri D.J. Nachrowi, adalah tindak lanjut dari hasil sidang Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi pada 18 Oktober silam.


    "Di mana muka anggota Dewan ini ditaruh jika ditanya apa yang Anda perjuangkan." ?Marwah Daud Ibrahim, anggota DPR dari Fraksi Golkar, salah satu anggota yang tergabung dalam Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia, mengomentari konflik di DPR, di Jakarta kemarin.

    "Delapan bulan bekerja di Johor, kini saya pulang ke Tegal cuma membawa uang sebesar Rp 100 ribu." ?Ilham, tenaga kerja Indonesia ilegal yang ikut gelombang pemulangan dari Malaysia, kepada Tempo di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (4/11).


    TEMPO DOELOE

    15 November 1957 Pemimpin Uni Soviet menantang musuhnya, Amerika Serikat, dengan mengatakan bahwa negerinya memiliki nuklir yang dengan mudah bisa diluncurkan ke seluruh pelosok Amerika. Pernyataan Khrushchev dalam sebuah wawancara ini segera menyulut kekhawatiran pihak Amerika.

    16 November 1945 Sebanyak 88 ilmuwan Jerman serentak pindah ke Amerika Serikat untuk bergabung dalam proyek pembuatan roket. Mereka akan merancang roket tandingan V-1 dan V-2, seri roket maut buatan Jerman.

    17 November 1997 Satu kelompok garis keras membunuh 60 pelancong asing yang sedang menikmati keindahan piramid di Mesir tenggara.

    18 November 1978 Ratusan pengikut Sekte Kuil yang dipimpin Jim Jones melakukan bunuh diri bersama di kawasan persawahan Guyana. Mereka bunuh diri menggunakan pil sianida yang dibagi-bagikan. Sebagian yang menolak bunuh diri segera dibantai pengikut lain. Total korban mencapai 913 orang, termasuk 276 anak-anak.

    19 November 1969 Pele, bintang sepak bola legendaris Brasil, memasukkan golnya yang ke-1.000 saat memperkuat klub Santos melawan tim Vasco da Gama di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil. Gol ini menambah harum nama Pele, yang tiga kali memperkuat tim piala dunia Brasil.

    20 November 1945 Sebanyak 24 perwira tinggi Nazi mulai diadili di pengadilan internasional untuk kejahatan perang yang berlangsung di Nuremberg, Jerman. Inilah pengadilan penjahat perang pertama yang pernah digelar. Pengadilan total memakan waktu 10 bulan dengan 216 sidang maraton.

    21 November 1783 Untuk pertama kalinya dalam sejarah, manusia bisa melayang menggunakan balon udara panas. Penerbang itu adalah dua ahli fisika Prancis, Jean-François Pilatre de Rozier dan François Laurent. Balon mereka terbang berkeliling Paris sejauh 8,8 kilometer selama 25 menit.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Bara di Atas Nama Tuhan

Mencari Tuhan di Lapangan Voli

Hanya Beda Sebatas Dinding

Album

Album

Buku

Sebuah Dunia di Mata Autis

Catatan Pinggir

Liberalisme

TEMPO|interaktif

Metro

Rekonstruksi Pengeroyokan Geng Motor Digelar Lagi  

Nasional

Polisi Medan Ditangkap Saat Transaksi Sabu  

RCTI Cermati Aduan Live Pesta Anang-Ashanty

42 Negara Ikuti Borobudur Internasional Hash

Olahraga

Kemana Guardiola Berlabuh: Liverpool atau Chelsea?

Kim Kardashian Diduga Kecanduan Pil Valium?

Pacar Tara Reid Seumur Kakeknya

Seni & Hiburan

Lady Gaga Ternyata Ogah Didikte

Seni & Hiburan

Ongkos Datangkan Gaga Sekitar Rp 20 Miliar

Nasional

Usai Grasi Corby, Australia Proses Ekstradisi Adrian 'BLBI'  

Nasional

Rata-rata Nilai UN SMA DKI Jakarta Kalah Jauh dari Jatim

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif