• Home
  • 22 November 2004
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Layar
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
  • Arsip
  • 22 November 2004

    Album

    Meninggal Slamet Iman Santoso, 97 tahun.

    PENDIRI Fakultas Psikologi UI itu meninggal dalam usia yang membuat kita kagum, 97 tahun. Pro-fesor Slamet, demikian pang-gilan Slamet Iman Santoso, Selasa, 9 November lalu, me-ninggal karena usia sepuh. Menurut Suryono, anak kelima Slamet, kesehatan ayahnya telah menurun drastis dalam tiga tahun terakhir. "Meski fisiknya memburuk, kesadarannya masih baik," kata Suryono. Jenazah Sla-met dimakamkan di Pemakaman Menteng Pulo, Jakarta. Istrinya, Suprapti, yang terlebih dahulu meninggal pada 1983, juga dimakamkan di situ.

    Di lingkungan UI, pria kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah, pada 7 September 1907 ini dikenal sebagai pribadi yang sederhana, jujur, dan terbuka. Ia selalu mendorong mahasiswanya dan para pengajar Fakultas Psikologi untuk terus mengembangkan ilmu psikologi demi kemajuan dan kepentingan masyarakat. "Ia tidak sekadar guru, tapi juga teladan yang selalu ingin kita tiru," kata Fuad Hasan, mantan Menteri Pendidikan, yang pada 1953 pernah menjadi mahasiswa Profesor Slamet.

    Selain menjadi guru besar Fakultas Psikologi UI, Slamet juga menjadi guru besar Fakultas Kedokteran UI. Di kampus kuning itu, ahli penyakit saraf dan jiwa ini pernah menjadi pejabat Rektor UI. Selain itu, dia pernah ditunjuk sebagai Ketua Komisi Pembaruan Sistem Pendidikan pada 1980.

    Profesor Sla-met, yang se-nang berpakaian putih-putih, dinilai kerap bersikap aneh atau nyentrik. Pernah, sekali waktu, saat ia melihat mobil seorang pejabat diparkir miring tak beraturan di kampus UI, ia menempelkan tulisan di kaca mobil itu: "Barang siapa yang parkir mobil miring, otaknya juga miring." Banyak yang tertawa atas ulahnya itu, tapi sebagian menilai ini cara Slamet memberikan "pelajaran" kepada pejabat yang dianggapnya sewenang-wenang.

    Bapak 7 anak, 13 cucu, dan 12 cicit ini mempunyai pandangan tersendiri terhadap orang berilmu. Menurut dia, ciri seorang berilmu, hal yang ruwet selalu bisa disederhanakan. "Sebaliknya, orang bodoh selalu meruwetkan soal sederhana," katanya. Orang sederhana dan berilmu itu kini telah pergi. Selamat jalan, Profesor.


    "Status hukumnya bukan lagi milik TNI, tetapi Pemerintah?" ? Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional, Ermaya Suradinata, Senin, 9 November 2004, menyatakan mendukung usaha penertiban unit-unit bisnis di TNI yang akan dilakukan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono.

    "Tapi (Komisi Pengawasan Kejaksaan) ini untuk menyelamatkan kinerja kejaksaan dan mengembalikan kepercayaan publik." ? Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh, Selasa, 9 November 2004, mengakui ada penolakan (resistensi) dalam pembentukan Komisi Pengawasan Kejaksaan.

    "Saya tidak melihat adanya keuntungan riil untuk tetap berada di OPEC." ? Mantan Direktur Utama PT Pertamina, Baihaki Hakim, menyatakan Indonesia sebaiknya mengundurkan diri dari keanggotaannya di Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC). Alasan Baihaki, Indonesia terus mengalami penurunan produksi dan menjadi negara yang impor minyaknya lebih besar ketimbang ekspornya.


    TEMPO DOELOE

    22 Nopember 1963 Presiden Amerika Serikat ke-35, John Fitzgerald Kennedy, ditembak saat melintas dengan mobil tanpa atap di tengah Kota Dallas, Texas. Kennedy tewas setibanya di rumah sakit. Sampai sekarang, ihwal siapa komplotan di balik pembunuhan ini masih misterius.

    23 November 1985 Gerilyawan pro-Libya Abu Nidal membajak Boeing 737 Egyptair dengan 96 penumpang dan awaknya. Pesawat yang berangkat dari Athena (Yunani) ke Kairo (Mesir) ini kemudian dipaksa mendarat di Malta. Di sini, pembajak mulai membunuhi penumpang. Saat itulah pasukan komando Mesir menyerbu dan terlibat tembak-menembak. Total 58 orang, termasuk pembajak, tewas.

    24 November 1859 On the Origin of Species by Means of Natural Selection, buku karya biolog Charles Darwin, terbit. Inilah kitab babon bagi siapa pun yang hendak mempelajari teori tentang evolusi dan hukum alamnya yang terkenal: Siapa kuat, dia yang menang.

    25 Oktober 1973 Setelah pemberontakan berminggu-minggu, Brigadir Demetrios Ionnides, kepala polisi militer, melancarkan kudeta bersenjata menjatuhkan Presiden Yunani George Papadopoulos. Hari itu juga, Papadopoulos dikenai tahanan rumah dengan pengawalan ketat.

    26 November 1922 Makam Tutankhamen, salah satu raja Mesir kuno, untuk pertama kalinya dimasuki manusia. Tim ekspedisi ini dipimpin arkeologi Inggris Howard Carter dan Lord Carnavorn. Di makam ini tersimpan ribuan benda bersejarah yang tak ternilai harganya.

    27 November 1990 John Major terpilih sebagai perdana menteri baru Inggris. Saat terpilih, Major berusia 47 tahun, menjadikannya sebagai Perdana Menteri Inggris termuda dalam sejarah.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Album

Buku

Teror Bom dan Jaringan Al-Qaidah di Tanah Air

Perburuan Sampai ke Afghanistan

Catatan Pinggir

Yakin

Layar

Film-Film Politik dari Glodok

Duniaku, Dunia Maya

Dari Sepotong Evolusi Polandia

TEMPO|interaktif

Internasional

Bercinta dalam Taksi, Wanita Inggris Dibui

Teknologi

Kiat Belanja Online Tetap Aman

Metro

Rekonstruksi Pengeroyokan Geng Motor Digelar Lagi  

Nasional

Polisi Medan Ditangkap Saat Transaksi Sabu  

RCTI Cermati Aduan Live Pesta Anang-Ashanty  

42 Negara Ikuti Borobudur Internasional Hash  

Olahraga

Kemana Guardiola Berlabuh: Liverpool atau Chelsea?

Kim Kardashian Diduga Kecanduan Pil Valium?

Pacar Tara Reid Seumur Kakeknya

Seni & Hiburan

Lady Gaga Ternyata Ogah Didikte

Seni & Hiburan

Ongkos Datangkan Gaga Sekitar Rp 20 Miliar

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif