• Home
  • 17 Januari 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Gaya Hidup
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Seni
    • Teater
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 17 Januari 2005

    Tekad Polisi Disangsikan

    Yakinkah Anda polisi akan menyidik kasus pembunuhan oleh tersangka Adiguna Sutowo hingga tuntas?
    (6 - 13 Januari 2005)
    Ya
    10.74%138
    Tidak
    80.99%1.105
    Tidak tahu
    3.27%42
    Total100%1.285

    Pergantian malam tahun baru 2005 diwarnai peristiwa pembunuhan Yohannes B. Natong, 28 tahun, pelayan Club and Lounge Fluid di Hotel Hilton, Jakarta Pusat. Rudy, panggilan Natong, ditembak tepat di pelipis kanan. Pelurunya tembus hingga ke leher kiri. Adiguna Sutowo, putra mantan Direktur Utama Pertamina (alm.) Ibnu Sutowo, menjadi tersangka pembunuhan tersebut.

    Kepolisian pada awalnya ada kesan tak serius menangani kasus itu. Meskipun sudah dijadikan tersangka sejak awal, penyidikan terlihat sangat lamban. Untuk kasus pembunuhan dengan pelaku yang ?tertangkap basah? mestinya penyelesaian kasus ini tak berlarut-larut seperti sekarang.

    Lambannya penanganan kasus ini membuat mahasiswa dan pemuda Flores yang tergabung dalam Forum Florete Flores menuntut Kepala Kepolisian Jakarta Inspektur Jenderal Firman Gani diberhentikan dari jabatannya. ?Dia tidak bisa menangani kasus pembunuhan Rudy dengan baik,? kata Edy Kalakoe, Ketua Forum. Benny K. Harman dari Fraksi Partai Demokrat yang turut mendampingi forum itu menambahkan bahwa kredibilitas kepolisian dipertaruhkan dalam kasus itu.

    Sebagian besar responden jajak pendapat Tempo Interaktif juga sangsi. ?Seperti biasa, kepolisian kelihatan serius menangani kasus seperti ini jika media mengekspos, lalu seperti biasa kasus ini dibuat bertele-tele sampai media dan masyarakat dibuat bosan atau lupa terhadap kasus ini,? ujar Achmad Fikri Hidayat, responden di Jakarta.

    Namun, Firman Gani memastikan bahwa kasus pembunuhan ini akan sampai ke tangan jaksa penuntut umum. Kita tunggu saja keseriusan polisi menangani kasus tersebut, apakah betul seperti dikatakan Firman Gani, ataukah dugaan masyarakat yang benar.

    Indikator Pekan Ini: Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, anggota Paris Club menyetujui moratorium pembayaran utang kepada pemerintahan negara-negara penderita bencana tsunami. Indonesia, yang menderita kerusakan terparah dan tahun ini harus mengangsur cicilan utang pokok dan bunga sekitar Rp 50 triliun ke kelompok negara kreditor itu, tentu menanggapinya dengan serius.

    Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie mengatakan, pemerintah mengharapkan pada dua tahun mendatang bisa mendapatkan penundaan utang Rp 20-30 triliun. Hal yang sama diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Namun, seperti halnya pinjaman luar negeri, ada kekhawatiran penyerapan bantuan itu akan sangat terbatas. Sampai kini, masih ada sekitar US$ 3,8 miliar utang Indonesia ke Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia yang belum terserap.

    Akibatnya, muncul keraguan pemanfaatan sisa anggaran tersebut untuk keperluan lain, terutama yang secara politis dan jangka pendek menguntungkan pemerintah. Yakinkah Anda, moratorium pembayaran utang kepada Indonesia akan benar-benar digunakan untuk pemulihan daerah bencana akibat tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara? Kami tunggu jawaban dan komentar Anda di www.tempointeraktif.com



    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Album

Buku

Yang Bernapas dengan Kata

Catatan Pinggir

Balsam

TEMPO|interaktif

Olahraga

Kemana Guardiola Berlabuh: Liverpool atau Chelsea?

Kim Kardashian Diduga Kecanduan Pil Valium?

Pacar Tara Reid Seumur Kakeknya

Seni & Hiburan

Lady Gaga Ternyata Ogah Didikte

Seni & Hiburan

Ongkos Datangkan Gaga Sekitar Rp 20 Miliar

Nasional

Usai Grasi Corby, Australia Proses Ekstradisi Adrian 'BLBI'  

Nasional

Rata-rata Nilai UN SMA DKI Jakarta Kalah Jauh dari Jatim

Jumlah Perempuan Perokok di Indonesia Naik Empat Kali Lipat

Olahraga

Inter Milan Rintis Sekolah Bola di Jakarta

Nasional

Di Yogya Para Menteri Masuk Istana, Dahlan Pilih ke Pabrik Gula

Nasional

Menteri Nuh: Daripada Lady Gaga, Mending Bee Gees

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif