Ingat sampah, ingat Bang Yos. Kamis lalu, Gubernur DKI Sutiyoso alias Bang Yos, 60 tahun, berjanji akan mengerahkan peralatan berat milik Dinas Kebersihan DKI Jakarta ke Aceh sebagai bala bantuan untuk membersihkan sampah dan mengevakuasi mayat pasca-tsunami. Kapan? Ternyata bantuan yang disebut-sebut Sutiyoso itu belum akan direalisasi dalam waktu dekat. "DKI masih berkonsentrasi untuk mengatasi masalah banjir, yang sampai saat ini masih belum bisa terselesaikan," kata dia. Oh, rupanya baru cita-cita..!
William Nessen
Di antara hiruk-pikuk ratusan relawan asing yang saat ini berada di Aceh, terselip William Nessen, 47 tahun. Wartawan Amerika yang kurus ceking itu sempat ditawan GAM dan divonis satu bulan penjara karena masuk ke Aceh secara ilegal pada Agustus 2003 lalu. "Saya kembali ke sini karena kemanusiaan. Kali ini saya masuk secara legal," ujarnya. Nessen juga mengaku tidak bisa tidak kembali. "Saya kian sayang Aceh," tuturnya. Benar saja, Nessen mengaku membawa serta uang sumbangan sebesar US$ 10 ribu (sekitar Rp 95 juta) dari tempat tinggalnya di Amerika Serikat. Sebagai relawan, Nessen ikut mengevakuasi 50 mayat, termasuk beberapa anggota keluarga istrinya.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
