• Home
  • 31 Januari 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Selingan
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 31 Januari 2005

    Berpacu Melawan Keterbatasan

    SEJUTA kesulitan mesti dihadapi buat menggerakkan roda pendidikan di Aceh. Seragam saja banyak murid tak memiliki. Kelas-kelas pun mesti dibangun dari tenda. Para siswa harus belajar sambil lesehan karena tidak ada kursi. Yang lebih pelik lagi, rapor mereka umumnya telah musnah dilalap bencana tsunami.

    Itulah kendala yang dialami Sri Rosyanti dan Sri Irianingsih, dua aktivis sosial yang dikenal sebagai ibu kembar, saat membantu anak-anak sekolah di Aceh. Keduanya memfokuskan diri membangun sekolah-sekolah darurat. Meski proses belajar versi pemerintah baru dimulai 26 Januari, mereka sudah membuka sekolah darurat sejak 2 Januari lalu. "Saat ini kami sudah mendirikan enam sekolah Kartini yang menampung 1.700 siswa," kata Sri Rosyanti.

    Keenam sekolah tenda itu tersebar di Banda Aceh, Lhok Seumawe, dan Meulaboh. Pengajarnya berasal dari 31 guru relawan yang memiliki gelar sarjana pendidikan. Kedua saudara kembar itu juga membagikan seragam dan alat-alat tulis kepada para siswa. "Tapi belum semua siswa kebagian seragam, karena susahnya angkutan dari Jakarta," kata Rosyanti.

    Karena tidak semua siswa memiliki rapor, akhirnya mereka juga memutuskan mengadakan tes. Bahan tes diambil dari Departemen Pendidikan, yakni berupa soal ujian semester yang seharusnya ditempuh para siswa pada 27 Desember lalu. "Kini para siswa di enam sekolah tersebut sudah memiliki rapor sementara," ujar Rosyanti. Dia berharap rapor ini bisa diakui oleh Dinas Pendidikan, terutama ketika para siswa sudah ditampung di sekolah baru yang akan segera dibangun pemerintah.

    Apa yang dilakukan ibu kembar justru belum dilaksanakan oleh Departemen Pendidikan. Menurut Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo, kurikulum untuk Aceh akan disesuaikan. Pengajaran akan lebih banyak memuat proses untuk penyembuhan sisi psikologi siswa pasca-bencana. Ini bakal berlangsung selama dua sampai tiga bulan. "Yang penting kita menormalkan kembali mereka, menyembuhkan jiwa mereka," kata Sudibyo.

    Nurdin Saleh, Agriceli (Meulaboh)


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Jalan Terjal Niciren Syosyu

Album

Album

Buku

Sebuah 'Jembatan' Bernama Chicklit

Dua yang Diberkati Pasar

Dari Toko Buku Hingga Layar Kaca

Catatan Pinggir

Surat kepada Seorang Teman yang Mencemooh Indonesia

TEMPO|interaktif

Nasional

Taufiq Kiemas Minta FPI Hormati Kearifan Lokal Dayak

Nasional

Tak Mau Kecolongan, Sejumlah Penjara Ditambah CCTV

Olahraga

CAF Sumbang US$150.000 untuk Korban Tragedi Mesir

Nasional

Umar Patek Tak Dijerat Undang-Undang Terorisme

Nasional

Setara: FPI Ditolak Bukti Masyarakat Kecewa

Olahraga

Valencia Petik Kemenangan Pertama di 2012

Nasional

Forum Pendiri dan Deklarator buat Selamatkan Demokrat

Olahraga

Leverkusen Tanpa Ballack Lawan Barca

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

Olahraga

City Kembali ke Puncak

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif