• Home
  • 07 Februari 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Media
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Televisi
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Iqra
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
    • Sosok
  • Arsip
  • 07 Februari 2005

    Audit Bantuan Masih Diragukan

    Menurut Anda, apakah penggunaan auditor dari dalam dan luar negeri mampu mewujudkan transparansi penyerahan bantuan kepada warga korban tsunami?
    (26 Januari?2 Februari 2005)
    Ya
    50.57%132
    Tidak
    47.51%124
    Tidak tahu
    1.92%5
    Total100%261

    Pemerintah minta lembaga swadaya masyarakat, baik lokal maupun asing, melaporkan jenis bantuan yang telah disalurkan ke korban bencana di Aceh dan Sumatera Utara. Permintaan itu dimaksudkan untuk menjamin transparansi penyerahan bantuan kepada para korban.

    Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab mengatakan, pemerintah juga akan mengundang auditor dari dalam dan luar negeri ketika mengumumkan bantuan kepada pengungsi korban tsunami, yang direncanakan dilakukan setiap bulan pada tanggal 26. Pengumuman bantuan dari masyarakat tersebut, kata Alwi, sebagai bagian dari komitmen transparansi Presiden Yudhoyono.

    Menurut Alwi, hingga 25 Januari, total dana bantuan dari dalam negeri yang telah terkumpul mencapai Rp 915 miliar. Dari jumlah itu, Rp 114,7 miliar telah disalurkan ke para korban. Jumlah itu belum termasuk bantuan dari luar negeri. Masalah transparansi pengelolaan bantuan bagi korban tsunami menjadi penting, mengingat besarnya jumlah bantuan, pihak yang terlibat, dan begitu kompleksnya permasalahan di lapangan.

    Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggunaan dana bantuan masyarakat Tangerang sekitar Rp 196 juta dari Rp 450 juta untuk biaya operasional. Duit sebesar itu antara lain dipakai untuk mengirim bantuan dan 15 relawan Palang Merah Indonesia cabang Tangerang. Masyarakat menilai PMI Kabupaten Tangerang telah mengkhianati amanah publik.

    Karena itulah, sebagian besar responden mendukung pelaksanaan audit untuk menjamin keterbukaan dalam pengumpulan maupun penyaluran bantuan. Kendati demikian, jumlah yang hampir sama berpendapat sebaliknya. Menurut mereka, masih ada kemungkinan para auditor ini disuap sehingga hasil kerjanya tidak betul. ?Saya salut, tapi adakah jaminan bahwa mereka tidak bisa disogok?? kata Miswanto, responden di Denpasar.

    Indikator Pekan Ini: Pemerintah Malaysia Selasa pekan lalu menunda operasi besar-besaran untuk mencari para pekerja asing ilegal di negara itu, menyusul habisnya tenggat pemulangan TKI, akhir Januari 2005. Menurut media setempat, langkah tersebut dilakukan atas permintaan Indonesia dan Filipina, negara pengirim terbesar tenaga kerja ke Malaysia.

    Sementara itu di Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengutus Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra ke Kuala Lumpur untuk menyampaikan permohonan perpanjangan masa amnesti kepada Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi. Kelonggaran tersebut untuk memberikan kesempatan bagi pemulangan TKI secara bertahap.

    Malaysia sendiri telah dua kali memberikan pengunduran batas waktu pengampunan atau amnesti kepada para pekerja tersebut, yaitu dari November ke akhir Desember dan kemudian ke akhir Januari. Menurut Anda, apakah pemerintah Malaysia telah cukup kooperatif dalam penanganan pemulangan TKI ilegal? Kami tunggu jawaban dan komentar Anda di www.tempointeraktif.com



    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Fatwa Usang Pahlawan Devisa

Album

Album

Buku

Dari Sejarah yang Mengeluh

Catatan Pinggir

Gempa

Seni Rupa

Sebuah Terobosan dari Sanur

Basquiat Tersisih, 'Limbah' Kaum Terpilih

Televisi

Sehelai Napas Kewajaran

TEMPO|interaktif

Nasional

Polisi Medan Ditangkap Saat Transaksi Sabu

RCTI Cermati Aduan Live Pesta Anang-Ashanty

42 Negara Ikuti Borobudur Internasional Hash

Olahraga

Kemana Guardiola Berlabuh: Liverpool atau Chelsea?

Kim Kardashian Diduga Kecanduan Pil Valium?

Pacar Tara Reid Seumur Kakeknya

Seni & Hiburan

Lady Gaga Ternyata Ogah Didikte

Seni & Hiburan

Ongkos Datangkan Gaga Sekitar Rp 20 Miliar

Nasional

Usai Grasi Corby, Australia Proses Ekstradisi Adrian 'BLBI'  

Nasional

Rata-rata Nilai UN SMA DKI Jakarta Kalah Jauh dari Jatim

Jumlah Perempuan Perokok di Indonesia Naik Empat Kali Lipat

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif