Angin berembus menderu-deru. Di puncak bukit, di bawah sinar bulan, tampaklah seorang laki-laki buta tegak. Kadang-kadang terdengar helaan napasnya yang hanyut tertiup angin. Hidupnya terasa sunyi. Kawan satu-satunya hanyalah monyet kecil setia.... Tahun 1970-an, komik Si Buta dari Gua Hantu begitu menggema. Zaman berubah, komik-komiknya menjadi barang langka. Kini, sebuah upaya penerbitan ulang seri komik Si Buta dari Gua Hantu karya Ganes T.H. dilakukan oleh komunitas pencinta komik. Ikutilah sajian Tempo mengenang kembali seri-seri pengembaraan musafir buta yang nama aslinya Barda Mandrawata itu.
Dari sosok Ratno Timoer, Barda Mandrawata menjelma di tubuh Hadi Leo. Sinetron baru kini tengah disiapkan. Si Buta adalah satu inspirator bagi dunia film.