• Home
  • 14 Februari 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Layar
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 14 Februari 2005

    Kini, Urusan Kantong

    JAKSA Agung Abdul Rahman Saleh mafhum kesejahteraan adalah perkara penting agar bawahannya bekerja tenang. Karena itu, kini kejaksaan tengah merancang perbaikan tunjangan golongan untuk para jaksa. "Kami sudah mengusulkan hal itu ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional," ujar juru bicara Kejaksaan Agung, R.J. Soehandojo. Besarnya kenaikan yang diusulkan beragam: dari Rp 6 juta hingga Rp 10 juta.

    Kepala Biro Perencanaan Kejaksaan Agung, Halius Hosen, mengakui rendahnya gaji jaksa itu bisa membuat jalan para jaksa melenceng. Hanya, ia wanti-wanti, jika itu terjadi, tiada ampun lagi buat sang jaksa tersebut. "Alasan rendahnya kesejahteraan mungkin akan menjadi bahan pertimbangan, tapi tidak menjadi alasan pemaaf," ujarnya.

    Berapa gaji jaksa? M. Azril, jaksa di Kejaksaan Negeri Lhok Seumawe, Aceh, mengaku bergaji pokok Rp 980 ribu. Selain itu dia menerima tunjangan golongan III/B Rp 750 ribu ditambah tunjangan beras Rp 75 ribu, plus tunjangan jabatan sebagai kepala seksi intelijen Rp 250 ribu. Sebagian besar gajinya dikirim untuk istri dan anaknya di Medan. "Kalau dibilang layak, ya terserah pemerintah," ujarnya. Sejak menjadi jaksa, ia mengaku sudah siap dengan segala risikonya, termasuk dengan jumlah gaji yang ia terima.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Album

Buku

Pancang Kenangan

JI di Mata Indonesianis Kultural

Catatan Pinggir

Bekuganjang

Indonesiana

Indonesiana

Layar

Tanjidor di Bulan Syawal

Demi Seni, Demi Dapur

Pengiring Dansa dan Kematian

Seni Rupa

Keindahan pada Sebuah Kursi

TEMPO|interaktif

4 Cara Sehat Agar Pengeluaran Pasangan Terpisah

Nasional

Polisi Berhenti Cari Amunisi Teroris di Kampus UI

Olahraga

Mancini Tegaskan City Pantas di Puncak

Nasional

Cici Tegal Ingin Kasusnya Cepat Tuntas

Nasional

Taufiq Kiemas Minta FPI Hormati Kearifan Lokal Dayak

Nasional

Tak Mau Kecolongan, Sejumlah Penjara Ditambah CCTV

Olahraga

CAF Sumbang US$150.000 untuk Korban Tragedi Mesir

Nasional

Umar Patek Tak Dijerat Undang-Undang Terorisme

Nasional

Setara: FPI Ditolak Bukti Masyarakat Kecewa

Olahraga

Valencia Petik Kemenangan Pertama di 2012

Nasional

Forum Pendiri dan Deklarator buat Selamatkan Demokrat

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif