• Home
  • 14 Februari 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Layar
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 14 Februari 2005

    Bajaj? Nehi, Nehi...

    Dari sekian jenis kendaraan umum, mungkin cuma bajaj yang tak jelas statusnya. Kendaraan roda tiga dengan pendingin alam dan suara memekakkan ini tak termasuk dalam kategori angkutan umum berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan maupun Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2003 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, Kereta Api, Sungai dan Danau serta Penyeberangan DKI Jakarta.

    Padahal, meski tak nyaman, kendaraan "berdarah" India yang masuk Jakarta pada 1970-an itu masih menjadi pilihan orang ramai. Saat ini diperkirakan 13.335 unit bajaj masih dioperasikan.

    Di negeri asalnya, tak ada lagi bajaj yang berkeliaran seperti di Jakarta. Penelitian World Bank dan Asian Development Bank 2000-2003 yang menyebutkan ibu kota Negeri Bollywood itu berada di tempat teratas sebagai kubangan polusi membuat gerah Wali Kota Sheila Dikshit.

    Perempuan kedua yang menjadi wali kota di New Delhi itu langsung menetapkan semua bajaj serta taksi beroda tiga yang disebut phat-phat harus menggunakan compressed natural gas (CNG). Perempuan kelahiran 31 Maret 1938 ini memberi waktu tiga tahun (hingga akhir September 2001) untuk memasang konverter dan mengubah bahan bakar kendaraan.

    Hasilnya, saat ini hampir 88 ribu mobil di New Delhi sudah beralih ke bahan bakar gas. Prestasi lainnya, konsentrasi gas karbon monoksida turun mendekati 32 persen sejak 1997 hingga tahun lalu, sedangkan sulfur dioksida turun hampir 39 persen pada kurun waktu yang sama. Badan Lingkungan Hidup Dunia (UNEP) pada 2003 menobatkan New Delhi sebagai "kota dengan udara paling layak dihirup di dunia".

    Raju Febrian (dari berbagai sumber)


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Album

Buku

Pancang Kenangan

JI di Mata Indonesianis Kultural

Catatan Pinggir

Bekuganjang

Indonesiana

Indonesiana

Layar

Tanjidor di Bulan Syawal

Demi Seni, Demi Dapur

Pengiring Dansa dan Kematian

Seni Rupa

Keindahan pada Sebuah Kursi

TEMPO|interaktif

Olahraga

Valencia Petik Kemenangan Pertama di 2012

Nasional

Forum Pendiri dan Deklarator buat Selamatkan Demokrat

Olahraga

Leverkusen Tanpa Ballack Lawan Barca

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

Olahraga

City Kembali ke Puncak

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

Motor Honda Raih Lima Penghargaan Merek Terbaik

PT ASTRA HONDA MOTOR

Olahraga

Usai Berdiskusi dengan Klub, Suarez Akui Kesalahan

Olahraga

Aston Villa-Manchester City Masih Tanpa Gol

Olahraga

Inter Milan Ditundukkan Tim Juru Kunci

Olahraga

Hadapi Aston Villa, City Rotasi Sejumlah Pemain

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif