• Home
  • 21 Februari 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Selingan
    • Perjalanan
  • Seni
    • Fotografi
    • Musik
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 21 Februari 2005

    Yusuf Islam

    Dua koran Inggris, The Sun dan Sunday Times, diharuskan membayar ganti rugi kepada penyanyi Yusuf Islam untuk pencemaran nama baik. Selain menuding penyanyi berusia 57 tahun itu telah mendukung terorisme, dalam artikel yang dimuat pada Oktober 2004, kedua koran itu juga mendukung pencekalan Yusuf oleh pihak imigrasi Amerika Serikat saat ia mencoba masuk negeri itu. Tudingan itu rontok di pengadilan. Yusuf berencana menyumbangkan ganti rugi itu—belum jelas berapa besarnya—kepada korban tsunami di Asia Tenggara.

    Yusuf Anwar

    Tak semua pejabat negara pusing tujuh keliling atau stres bila diterpa publikasi buruk. Menteri Keuangan Yusuf Anwar termasuk salah satunya. Pekan lalu, lembaga swadaya masyarakat Transparency International Indonesia mengumumkan hasil penelitian mereka soal korupsi yang dilangsungkan sejak Oktober 2004. Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai—keduanya di bawah Departemen Keuangan—mereka tetapkan sebagai lembaga terkorup. Reaksi Yusuf? "Biarin. I don't care dengan semangat mereka," ujarnya.

    Menurut Yusuf, sebenarnya banyak pembenahan internal yang telah dilakukan kedua lembaga itu. "Usaha yang kita lakukan memang jarang terlihat orang lain," ia menambahkan.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Album

Buku

Dari Sang Gadis Pemburu Senja

Catatan Pinggir

Al-Ghazali

Fotografi

Dari Kengerian yang Santun

Seni Rupa

Sayap-sayap Lie Fhung

TEMPO|interaktif

Metro

Gedung SD Negeri 15 Jakarta Barat Hangus Terbakar

Nasional

Siswa SMA Pamekasan Bagi Nasi Bungkus kepada Tukang Becak

Olahraga

Aguero: City Sejajar dengan Madrid dan Barca

Seni & Hiburan

Bens Leo: Lady Gaga Tak Bakal Tampil Erotis

Olahraga

Krisis Keuangan Persibo Bojonegoro Masih Berlanjut

Olahraga

Wawancara CEO Inter: Kami Sekarang Lebih Siap

Gerrard: Capello Tak Percaya Saya Jadi Kapten

Nasional

Rachland: Klaim Ruhut-Sutan Obrolan Warung Kopi  

Inforial

Megawati Beri Apresiasi Peringatan 1 Juni  

MPR RI

Inforial

Kongres dan Pemerintah AS Menolak Kemerdekaan Papua

DPR RI

Inforial

JCG Management Competency Assessment

JAKARTA CONSULTING GROUP
iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif