• Home
  • 28 Februari 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Buku
  • Selingan
    • Perjalanan
  • Seni
    • Fotografi
    • Seni Rupa
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
    • Wawancara
  • Arsip
  • 28 Februari 2005

    Mengapa Harga Pada Naik, Pak?

    Kenaikan harga bahan bakar minyak sejak dulu seperti melecut pacuan harga berbagai kebutuhan pokok. Soalnya sepele saja, semua barang kebutuhan masyarakat memerlukan angkutan, atau mesin produksi yang langsung atau tidak butuh minum bensin dan solar. Apalagi para pedagang tak mau rugi, banderol harga buru-buru dikerek dulu ketimbang buntung di belakang.

    Itu juga terjadi ketika pemerintah mengumumkan bakal mematok kenaikan harga BBM per 1 April 1973. Harga kebutuhan rumah tangga dan tarif angkutan umum sudah lebih dulu berlari.

    Daun bayam pun melonjak dari Rp 5 rupiah menjadi Rp 7,5 setiap kebat. Kentang dari Rp 60 menjadi Rp 80. Kangkung naik 150 persen. Para ibu rumah tangga pun menggerutu.

    Padahal, menurut Menteri Pertambangan Profesor Sadli, kenaikan tak bakal lebih dari 5 persen. "Itu pengaruh maksimal kenaikan bahan bakar terhadap harga barang," katanya kepada Tempo edisi 5 Mei 1973.

    Sadli rupanya masih berpegang data Biro Pusat Statistik tahun 1958, yang beralaskan harga 62 kebutuhan pokok, pengaruh kenaikan bahan bakar terhadap ongkos pengangkutan dan barang-barang hanya 1,5 persen. Padahal, data 1969, yang berdasar harga 100 kebutuhan pokok, pengaruhnya sudah mencapai 6 persen.

    Kini, pemerintah kembali berencana menaikkan harga bahan bakar minyak mulai 1 Maret 2005. Kenaikan bahkan mencapai 29 persen. Akankah kembali bakal melambungkan harga berbagai kebutuhan pokok dan ongkos angkutan? Kita tunggu tanggal mainnya.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Album

Buku

'Buddha Cacat' Menurut Daoed Joesoef

Catatan Pinggir

In Memoriam

Fotografi

Kedekatan yang Terberai

Seni Rupa

Benda-Benda yang Bermigrasi

TEMPO|interaktif

Blanc Khawatirkan Pertahanan Prancis

Metro

Gedung SD Negeri 15 Jakarta Barat Hangus Terbakar

Nasional

Siswa SMA Pamekasan Bagi Nasi Bungkus kepada Tukang Becak

Olahraga

Aguero: City Sejajar dengan Madrid dan Barca

Seni & Hiburan

Bens Leo: Lady Gaga Tak Bakal Tampil Erotis

Olahraga

Krisis Keuangan Persibo Bojonegoro Masih Berlanjut

Olahraga

Wawancara CEO Inter: Kami Sekarang Lebih Siap

Gerrard: Capello Tak Percaya Saya Jadi Kapten

Nasional

Rachland: Klaim Ruhut-Sutan Obrolan Warung Kopi  

Inforial

Megawati Beri Apresiasi Peringatan 1 Juni  

MPR RI

Inforial

Kongres dan Pemerintah AS Menolak Kemerdekaan Papua

DPR RI
iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif