• Home
  • 07 Maret 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Layar
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
    • Teater
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 07 Maret 2005

    Penggarong Kayu Layak Dipancung

    Yakinkah Anda pemerintah mampu membongkar sindikat pembalakan liar yang diduga kuat banyak disokong aparat keamanan, pemerintah daerah setempat, Departemen Kehutanan, imigrasi, dan sindikat internasional?
    (23 Februari-2 Maret 2005)
    Ya
    18.18%102
    Tidak
    77.72%436
    Tidak tahu
    4.10%23
    Total100%561

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta 32 nama cukong penggarongan kayu (illegal logging) menjadi target operasi terpadu yang dipimpin Kepala Kepolisian Indonesia Jenderal Da?i Bachtiar. ?Harus ada langkah shock therapy dan investigasi khusus, yang dalam dua minggu ini harus ada laporannya,? kata Menteri Kehutanan M.S. Ka?ban, mengutip pernyataan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Selasa dua pekan lalu.

    Presiden mengeluarkan instruksi setelah mendapat laporan kasus penyelundupan kayu besar-besaran dari Papua baru-baru ini. Kasus tersebut diungkap Environmental Investigation Agency (IEA) yang berpusat di Inggris dan Amerika bersama Telapak, mitranya dari Indonesia. Dalam laporan berjudul The Last Frontier itu disebutkan, aparat militer diduga berperan sebagai calo dan pengaman pengiriman kayu tersebut ke Cina sampai triliunan rupiah. Nilai suap dalam aksi ini diperkirakan Rp 1,8 miliar.

    Da?i mengatakan, dia sudah menerjunkan satuan tugas gabungan pemberantasan garong kayu di Papua pekan ini. Satuan itu berasal dari beberapa unsur seperti Polri, TNI, Departemen Kehutanan, aparat Bea dan Cukai, serta pemerintah provinsi setempat.

    Namun, lebih dari dua pertiga responden jajak pendapat Tempo Interaktif menyangsikan kemampuan pemerintah membongkar kejahatan ini. Salah seorang responden, Dewi Dermawan, mengatakan bahwa anggota sindikat itu banyak yang sudah menjadi teman baik pejabat pemerintah dan banyak memberikan keuntungan pribadi. Darnel, responden di Padang, menambahkan, untuk membongkar sindikat pembalakan liar tidak cukup hanya dengan memutus mata rantai sindikat, tetapi harus memancung kepala dari mata rantai tersebut. ?Kalau perlu digantung di tiang Monas,? ujarnya.

    Indikator Pekan Ini: Pemerintah mulai Selasa pekan lalu menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) rata-rata 29 persen. Untuk mengurangi beban rakyat, pemerintah akan menyalurkan dana kompensasi Rp 17,88 triliun. Dana ini akan disalurkan untuk pendidikan, kesehatan masyarakat, dan berbagai sektor lain seperti infrastruktur pedesaan dan pengembangan usaha kecil. Untuk mengawasi penyaluran dana kompensasi tersebut, pemerintah mengalokasikan dana Rp 565 miliar.

    Namun keputusan pemerintah ini mendapat perlawanan dari DPR. Selain mereka menolak kenaikan tersebut, tujuh fraksi di parlemen juga melangkah lebih jauh dengan mengusulkan diajukannya hak angket terhadap kebijakan pemerintah ini. Ketujuh fraksi ini mempertanyakan keputusan pemerintah tersebut karena belum diselesaikannya audit harga pokok penjualan BBM dari Pertamina, serta belum ada jaminan pemberian kompensasi akan berjalan transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Yakinkah Anda penyaluran kompensasi BBM senilai Rp 17,88 triliun berjalan transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan? Kami tunggu jawaban dan komentar Anda di www.tempointeraktif.com



    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Koordinator Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla:

Kami Tidak Membangun Mazhab

Album

Album

Buku

Sebuah Jendela bagi Pelajar

Mencicil demi Pengetahuan

Catatan Pinggir

Minyak

Indonesiana

Indonesiana

Layar

Seorang Anti-Hero Bernama Eastwood

Jika Eastwood Bertutur dengan Sederhana

Dunia Kepalan, Nyali, dan Rasa Hormat

Seni Rupa

Mendengar Para Kartunis Bicara

TEMPO|interaktif

Olahraga

CAF Sumbang US$150.000 untuk Korban Tragedi Mesir

Nasional

Umar Patek Tak Dijerat Undang-Undang Terorisme

Nasional

Setara: FPI Ditolak Bukti Masyarakat Kecewa

Olahraga

Valencia Petik Kemenangan Pertama di 2012

Nasional

Forum Pendiri dan Deklarator buat Selamatkan Demokrat

Olahraga

Leverkusen Tanpa Ballack Lawan Barca

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

Olahraga

City Kembali ke Puncak

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

Motor Honda Raih Lima Penghargaan Merek Terbaik

PT ASTRA HONDA MOTOR

Olahraga

Usai Berdiskusi dengan Klub, Suarez Akui Kesalahan

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif