• Home
  • 14 Maret 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Televisi
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Selingan
  • Seni
    • Musik
    • Tari
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
    • Sosok
  • Arsip
  • 14 Maret 2005

    Bukan Hanya karena Untung

    Di atas podium sirkuit Albert Park, Australia, Giancarlo Fisichella merasa terlahir kembali. Buih sampanye berhamburan ke udara. Sorak penonton berkumandang. Pembalap asal Italia itu menikmati sensasi kemenangan yang luar biasa. "Ini fantastis," ujarnya Ahad pekan lalu.

    Setelah 10 tahun berlaga di ajang balap mobil Formula 1, inilah pertama kalinya Fisichella menginjakkan kaki di atas podium para juara. Dua tahun lalu, ia sebetulnya berhasil menjuarai Grand Prix Brasil bersama tim Jordan. Tapi saat itu ia tak bisa merayakan kemenangan di atas podium karena terjadi kekeliruan penghitungan lap.

    FIA mengumumkan pemenang lomba adalah Kimi Raikkonen dari tim McLaren. Beberapa waktu kemudian barulah hasil itu diralat. Fisichella dinyatakan sebagai pemenang. Tapi kesempatan merayakan kemenangan di podium sudah telanjur lewat.

    Dengan rendah hati Fisichella mengaku kemenangannya dua tahun lalu itu lebih karena faktor keberuntungan. Itu sebabnya di seri berikut dia kembali mengalami masa-masa sulit. Tapi kali ini dia merasakan kondisi yang berbeda. "Saat ini saya telah menemukan tunggangan yang sempurna," katanya.

    Ketika mulai berkiprah di ajang F1, Fisichella dinilai sebagai pembalap berbakat. Sayangnya, setelah 142 kali tampil, baru dua kali dia berhasil menjadi juara. "Selama ini saya tak pernah bisa menunjukkan bakat saya karena tak pernah mendapat mobil yang tepat," katanya beralasan.

    Fisichella mengaku segalanya terasa tepat ketika mengendarai mobil Re-nault baru yang menggunakan kerangka R-25. Sejak diuji coba Januari lalu, mobil itu tampil mengesankan. "Kecepatan dan keseimbangannya sempurna," ujar pembalap yang sebelum bergabung dengan Renault pernah memperkuat Minardi, Benetton, dan Jordan itu.

    Dengan modal itu, Fisichella yakin musim ini nasibnya akan lebih baik. "Rasanya saya tak pernah merasa sedekat ini dengan keberhasilan, kami bersama Ferrari dan Mc-Laren adalah tiga tim yang paling berpeluang meraih gelar juara," katanya

    NS


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Saat Galungan Berimpit Nyepi

Album

Album

Buku

Jaring Narasi Richard Oh

Catatan Pinggir

Adil

Indonesiana

Indonesiana

Tari

Kulit Putih di Keraton

Televisi

Bingkisan Berdarah di Layar Kaca

Tayangan di Wilayah Abu-abu

TEMPO|interaktif

4 Cara Sehat Agar Pengeluaran Pasangan Terpisah

Nasional

Polisi Berhenti Cari Amunisi Teroris di Kampus UI

Olahraga

Mancini Tegaskan City Pantas di Puncak

Nasional

Cici Tegal Ingin Kasusnya Cepat Tuntas

Nasional

Taufiq Kiemas Minta FPI Hormati Kearifan Lokal Dayak

Nasional

Tak Mau Kecolongan, Sejumlah Penjara Ditambah CCTV

Olahraga

CAF Sumbang US$150.000 untuk Korban Tragedi Mesir

Nasional

Umar Patek Tak Dijerat Undang-Undang Terorisme

Nasional

Setara: FPI Ditolak Bukti Masyarakat Kecewa

Olahraga

Valencia Petik Kemenangan Pertama di 2012

Nasional

Forum Pendiri dan Deklarator buat Selamatkan Demokrat

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif