• Home
  • 21 Maret 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 21 Maret 2005

    Di Markas PBB Ia Bersaksi

    Kasus terbunuhnya aktivis hak asasi manusia, Munir, akan dibawa ke Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kali ini yang akan menyampaikan adalah Suciwati, istri Munir, di depan anggota Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia di Jenewa, Swiss. Suci mendapat kesempatan menyampaikan testimoni selama beberapa menit di depan sidang umum komisi itu, Selasa pekan depan. "Saya berharap kasus ini menjadi agenda penting PBB yang dibahas setiap tahun," kata Suciwati.

    Suciwati bersama beberapa anggota koalisi penggiat hak asasi (Human Rights Working Group) dari Indonesia akan menggelar "Malam Mengenang Munir". Mereka juga akan menyiapkan meja khusus untuk kampanye perjuangan Munir selama di Jenewa. "Saya berharap upaya ini bisa menjadi tekanan bagi pemerintah untuk serius mengusut kasus ini," katanya.

    Dari Jenewa, Suciwati akan melanjutkan safari ke Belanda untuk bertemu anggota parlemen dan Menteri Luar Negeri Belanda, Bernard Bot. Dia berharap pemerintah Belanda mau bekerja sama memberikan semua berkas pendukung untuk pengusutan kasus kematian suaminya saat pener-bangan Jakarta-Amsterdam, September lalu. Suciwati akan meneruskan perjalanan ke Belgia untuk bertemu Presiden Uni Eropa.

    Menurut Rafendi Djamin, Koordinator Human Rights Working Group, kesaksian Suciwati ini akan mengundang perhatian dunia. Dia berharap kasus Munir bisa dituntaskan pada masa kepemimpinan Makarim Wibisono, Duta Besar Republik Indonesia yang kini menempati posisi Ketua Komisi Hak Asasi Manusia di PBB. Jika upaya ini berhasil akan bisa menghapus catatan buruk terhadap Indonesia dalam penegakan hak asasi. "Kami berharap tekanan internasional dapat membuat pemerintah Indonesia segera menyelesaikan kasus ini," kata Rafendi, yang akan menemani perjalanan Suciwati.

    Selain kasus Munir, koalisi Human Rights Working Group akan membawa sejumlah isu ke sidang Komisi Hak Asasi PBB ke-61, yang berlangsung sejak Senin pekan lalu hingga akhir April nanti. Isu itu antara lain pelanggaran hak asasi yang terjadi di Nanggroe Aceh Darussalam, Maluku, Poso, dan Papua.

    Agung Rulianto


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

Album

Buku

Cerita dari Anak Benua India

Catatan Pinggir

Memberi

Seni Rupa

100 Tahun Empu Damar Kurung

Sirih, Kopi, dan Calon Ahli Waris

TEMPO|interaktif

Nasional

Taufiq Kiemas Minta FPI Hormati Kearifan Lokal Dayak

Nasional

Tak Mau Kecolongan, Sejumlah Penjara Ditambah CCTV

Olahraga

CAF Sumbang US$150.000 untuk Korban Tragedi Mesir

Nasional

Umar Patek Tak Dijerat Undang-Undang Terorisme

Nasional

Setara: FPI Ditolak Bukti Masyarakat Kecewa

Olahraga

Valencia Petik Kemenangan Pertama di 2012

Nasional

Forum Pendiri dan Deklarator buat Selamatkan Demokrat

Olahraga

Leverkusen Tanpa Ballack Lawan Barca

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

Olahraga

City Kembali ke Puncak

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif