• Home
  • 28 Maret 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Indonesiana
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
    • Sosok
  • Arsip
  • 28 Maret 2005

    Proyek Sarat Insentif

    Paiton I bisa dibilang adalah proyek listrik swasta yang paling bermasalah. Beroperasi 8 Juli 2000, PLTU Paiton I, yang berkapasitas 2 x 615 megawatt, dibangun oleh PT Paiton Energy. Banyak pihak yang meragukan besaran nilai proyek Paiton I. Paiton Energy menganggarkan US$ 2,5 miliar untuk membangun pembangkit tenaga uap itu. Namun, lembaga konsultan asal Kanada, Lavalin, yang disewa PLN, menyatakan nilai proyek tersebut paling tinggi hanya US$ 1,4 miliar.

    Setelah melewati negosiasi super-alot selama berbulan-bulan, PLN sebagai pembeli tunggal listrik Paiton I berhasil menurunkan harga jual. Sementara dalam kontrak lama harga listrik Paiton I US$ 8,5 sen per kWh, harga setelah negosiasi turun menjadi US$ 4,93 sen. Meskipun demikian, PLN toh tetap harus menanggung selisihnya dengan cara mencicilnya sebagai utang US$ 4 juta per bulan selama 30 tahun kontrak.

    Bukan hanya itu. Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan PT Paiton Energy banyak mendapat perlakuan istimewa dari para pejabat negara waktu itu. Pertama, PT Paiton dengan mitra lokal PT Batu Hitam Perkasa milik Hashim S. Djojohadikusumo ditunjuk langsung, meski ada peminat lain, yaitu konsorsium PT Bimantara Bayu Nusa dan Energy International.

    Kedua, adanya jaminan pemerintah atas arus kas PLN lewat surat Menteri Keuangan pada 29 Januari 1993. BPKP menilai penerbitan surat itu ibarat menjamin arus kas Paiton karena dalam kontrak ada klausul PLN wajib membeli (take or pay) listrik dari Paiton I. Ketiga, Menteri Pertambangan dan Energi pada 1 Februari 1993 menjamin pasokan batu bara ke Paiton I. Ketika itu, PT Bukit Asam diharuskan menjual 13,5 persen hasil produksinya ke PT Batu Hitam Perkasa.

    MSU


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Perempuan di Mimbar Jumat

Album

Album

Buku

Catatan Panjang tentang Ambon

Catatan Pinggir

Amina

Indonesiana

Indonesiana

Seni Rupa

Litani Tubuh Hijau

Yang Duduk di Atas Sampah

TEMPO|interaktif

Internasional

Korban Cuaca Ekstrem Eropa Tembus 550 Orang

9 Kesalahan Menulis Surat Lamaran

4 Cara Sehat Agar Pengeluaran Pasangan Terpisah

Nasional

Polisi Berhenti Cari Amunisi Teroris di Kampus UI

Olahraga

Mancini Tegaskan City Pantas di Puncak

Nasional

Cici Tegal Ingin Kasusnya Cepat Tuntas

Nasional

Taufiq Kiemas Minta FPI Hormati Kearifan Lokal Dayak

Nasional

Tak Mau Kecolongan, Sejumlah Penjara Ditambah CCTV

Olahraga

CAF Sumbang US$150.000 untuk Korban Tragedi Mesir

Nasional

Umar Patek Tak Dijerat Undang-Undang Terorisme

Nasional

Setara: FPI Ditolak Bukti Masyarakat Kecewa

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif