• Home
  • 28 Maret 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Indonesiana
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
    • Sosok
  • Arsip
  • 28 Maret 2005

    Murid Langka, Sekolah Digabung

    Suasana hening menyelimuti SD Negeri 07 Sore Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa petang pekan lalu. Di ruang kelas tiga yang mestinya mampu menampung 30 murid, cuma terlihat 6 murid. Duduk di bangku baris depan, dekat meja guru, mereka terlihat tengah tekun belajar menggambar.

    Minimnya jumlah murid juga terjadi di lima kelas lainnya. Tiap kelas praktis hanya berisi 7-8 siswa. "Sejak tiga tahun lalu sekolah kami kekurangan murid," kata Sudarso, Kepala SDN 07. Bahkan tahun ajaran lalu sekolahnya hanya menerima tiga siswa baru. Merosot drastis ketimbang tahun sebelumnya, yang masih menerima 13 siswa. Saat ini jumlah siswanya hanya 47 orang.

    Berkurangnya jumlah siswa, menurut Sudarso, karena banyak orang tua yang pindah ke daerah pinggiran. Keluarga yang masih tinggal di Jakarta kebanyakan tidak punya anak kecil. "Rumah-rumah mewah di sekeliling sekolah kami dihuni oleh keluarga tua," kata Sudarso.

    Minimnya jumlah murid tentu membuat kegiatan pendidikan menjadi tak efisien dan boros biaya. Idealnya, jumlah murid di satu sekolah adalah lebih dari 100 anak. Karena itu, pemerintah terpaksa menggabungkan sekolah yang jumlah siswanya menyusut.

    Di Jakarta, selama tahun ajaran lalu, sudah ada sembilan sekolah yang dilikuidasi. Situasi serupa terjadi di Tangerang. Sejak tahun 2001, sedikitnya 33 SD memilih langkah merger. Penggabungan terutama dilakukan pada sekolah yang lokasinya berdekatan.

    ES, Ayu Cipta


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Perempuan di Mimbar Jumat

Album

Album

Buku

Catatan Panjang tentang Ambon

Catatan Pinggir

Amina

Indonesiana

Indonesiana

Seni Rupa

Litani Tubuh Hijau

Yang Duduk di Atas Sampah

TEMPO|interaktif

Olahraga

Valencia Petik Kemenangan Pertama di 2012

Nasional

Forum Pendiri dan Deklarator buat Selamatkan Demokrat

Olahraga

Leverkusen Tanpa Ballack Lawan Barca

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

Olahraga

City Kembali ke Puncak

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

Motor Honda Raih Lima Penghargaan Merek Terbaik

PT ASTRA HONDA MOTOR

Olahraga

Usai Berdiskusi dengan Klub, Suarez Akui Kesalahan

Olahraga

Aston Villa-Manchester City Masih Tanpa Gol

Olahraga

Inter Milan Ditundukkan Tim Juru Kunci

Olahraga

Hadapi Aston Villa, City Rotasi Sejumlah Pemain

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif