• Home
  • 04 April 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Perjalanan
    • Iqra
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
    • Wawancara
  • Arsip
  • 04 April 2005

    Sulit Mengungkap Aktor Intelektual Pembunuhan Munir

    Menurut Anda, mungkinkah penyidik kasus kematian aktivis HAM Munir mengungkap aktor intelektual di balik pembunuhan Munir?
    (21-27 Maret 2005)
    Ya
    27.34%70
    Tidak
    66.02%169
    Tidak tahu
    6.64%17
    Total100%256

    Kuasa hukum Pollycarpus Budihari Priyanto, Suhardi Somomoeljono, Selasa dua pekan lalu mengatakan, kliennya tidak sendirian dalam melakukan pembunuhan terhadap aktivis hak asasi Munir. Berdasarkan bukti, Suhardi menyimpulkan bahwa ada pihak lain yang lebih dominan ketimbang Pollycarpus yang kini menjadi satu-satunya tersangka pembunuhan Munir.

    Pernyataan Suhardi sejalan dengan yang dilakukan tim pencari fakta (TPF) kasus kematian Munir. Selain Pollycarpus, tim tersebut telah merekomendasikan empat nama di jajaran manajemen Garuda untuk diperiksa penyidik Mabes Polri. Mereka diduga kuat terlibat dalam kasus pembunuhan Munir. Empat nama itu adalah bekas Direktur Utama Garuda Indra Setiawan, Vice President Corporate Security Rahmelgia Anwar, Secretary Chief Pilot Airbus 330 Rohainil Aini, dan Vice President Human Resources Department Daan Ahmad.

    Selain itu, tim ini juga merencanakan bertemu dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar. Badan tersebut diduga juga terlibat dalam pembunuhan Munir. Rencananya, pertemuan akan digelar pada Jumat pekan lalu, tapi batal. Ini sudah kedua kalinya pertemuan antara TPF dan BIN batal. Pertemuan berikutnya direncanakan pada Rabu pekan ini.

    Nama Badan Intelijen Negara dikaitkan dengan pembunuhan Munir karena Pollycarpus diduga menjadi agen BIN. Manajemen Garuda sendiri sudah diperiksa berkali-kali. Dalam salah satu pemeriksaan, Indra Setiawan mengungkapkan bahwa nama Pollycarpus diusulkan Rahmelgia Anwar dan beberapa orang lainnya. Usul itu langsung disetujui Indra karena Pollycarpus sebagai pilot senior dianggap mempunyai reputasi yang bagus. Kaitan inilah yang hendak dikuak oleh TPF.

    Namun mayoritas responden jajak pendapat Tempo Interaktif menilai penyidik tidak mungkin mampu mengungkap aktor intelektual di balik pembunuhan Munir. Seorang responden di Jakarta, Amrullah, mengatakan bahwa selama pemerintah tak memiliki niat baik untuk menyibak misteri kematian Munir, selama itu pula aktor di balik pembunuhan tersebut tidak akan terungkap. ?Kalaupun bisa ditunjukkan siapa pelaku pembunuhan tersebut, paling-paling orang kesekian atau tenaga lapangan,? ujarnya.

    Indikator Pekan Ini: Pakar gempa dari Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Danny Hilman Natawidjaja, menyarankan agar pemerintah daerah dan masyarakat di Mentawai, Padang, Bengkulu, dan daerah kawasan barat Sumatera lainnya segera melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa besar yang berpotensi menimbulkan tsunami di kawasan Mentawai, Sumatera Barat.

    Menurut Danny, bencana gempa yang terjadi di kawasan Nias, Senin pekan lalu, dipicu oleh gempa Aceh pada 26 Desember 2004. Gempa akhir tahun lalu itu saat ini melepaskan energinya ke bagian selatan zona subduksi Sumatera. ?Kita tidak bisa memprediksi waktunya, bisa saja itu akan terjadi dalam hitungan menit, bulan, atau juga tahun,? ujarnya.

    Menurut Anda, siapkah pemerintah daerah dan masyarakat mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana gempa bumi di kawasan Mentawai, Sumatera Barat, seperti yang disarankan pakar gempa Indonesia? Kami tunggu jawaban dan komentar Anda di www.tempointeraktif.com



    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Ketika Pengikut Tarekat Bicara Korupsi

Album

Album

Buku

Cerita Si Olin dan Pembacanya

Sebuah Buku, Pesaing Harry Potter

Yang Menjual Kesejukan

Catatan Pinggir

Bandung

Seni Rupa

Formula 1, Bukan Gereja

TEMPO|interaktif

Nasional

Taufiq Kiemas Minta FPI Hormati Kearifan Lokal Dayak

Nasional

Tak Mau Kecolongan, Sejumlah Penjara Ditambah CCTV

Olahraga

CAF Sumbang US$150.000 untuk Korban Tragedi Mesir

Nasional

Umar Patek Tak Dijerat Undang-Undang Terorisme

Nasional

Setara: FPI Ditolak Bukti Masyarakat Kecewa

Olahraga

Valencia Petik Kemenangan Pertama di 2012

Nasional

Forum Pendiri dan Deklarator buat Selamatkan Demokrat

Olahraga

Leverkusen Tanpa Ballack Lawan Barca

Olahraga

MU Terima Permohonan Maaf Liverpool

Olahraga

City Kembali ke Puncak

Utama Motor, Dealer Khusus Moge Mulai Beroperasi

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif