• Home
  • 04 April 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Perjalanan
    • Iqra
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
    • Wawancara
  • Arsip
  • 04 April 2005

    Inovasi

    Mesin Ukur Baju

    Di zaman konsumerisme yang makin menggila, konsumen memang menjadi raja. Perkara pakaian, misalnya. Sementara dulu kita bisa salah pilih bahan dan ukuran ketika membeli pantalon meski sudah berpantas-pantas di kamar pas, kini cuma sedikit kemungkinan pilihan kita meleset. Sebab, ada The Intellifit System, yang bakal menjadi revolusi baru dalam mengukur pakaian.

    Anda tinggal memasuki ruangan, seperti transporter dalam film Star Trek, kemudian tubuh Anda akan dipindai dengan gelombang radio yang dikeluarkan 196 antena di alat ini. Hanya 10 detik kemudian, alat ini akan mengeluarkan data mengenai 200 titik di tubuh Anda. Data inilah yang digunakan untuk merekomendasikan ukuran dan jenis pakaian yang paling cocok untuk Anda.

    Teknologi ini mendapatkan Editor's Choice Award dari R&D Magazine sebagai temuan paling signifikan tahun 2004. "The Intellifit System menjadi jawaban rasa frustrasi konsumen dalam memilih pakaian," kata Albert Charpentier, CEO Intellifit. Sistem ini sudah diuji coba oleh Levi's, pabrikan yang terkenal dengan celana denimnya, di New York, Chicago, Dallas, Los Angeles, dan San Francisco.

    Pengusir Hiu

    Penggemar olahraga selancar atau penyelam kini tidak perlu mengkhawatirkan serangan hiu. SeaChange Technology, perusahaan yang bermarkas di Sydney, Australia, menciptakan Shark Shield, peranti elektronik yang dapat mencegah hiu mendekat, apalagi menyerang.

    Alat berukuran 17 x 7 x 3 sentimeter ini mengeluarkan gelombang elektronik untuk mempengaruhi reseptor atau ujung saraf peka pada hiu. Jika hiu berusaha mendekat, gelombang itu akan mempengaruhi sistem saraf pusat hiu yang menyebabkan ketidaknyamanan, bahkan bisa membuat hiu kejang-kejang jika nekat mendekat.

    Meski menyerang sistem sarat hiu, teknologi ini tidak menimbulkan efek membahayakan bagi hiu, manusia, maupun makhluk laut lain. "Alat ini membuat hiu kejang dan sulit bernapas. Hiu tidak suka situasi seperti ini," kata Paul Lunn, pendiri SeaChange Technology.

    Alat seberat 1,2 kilogram saat kering atau 4 ons saat di dalam air itu efektif digunakan hingga kedalaman 100 meter dengan suhu 0-60 derajat Celsius. Pengguna cukup memasangnya pada paha dengan antena di pergelangan kaki.

    Alat ini masih diuji sekelompok peselancar profesional Australia. Maklum, sepanjang pesisir selatan Australia yang memiliki arus hangat memang menjadi tempat favorit ikan hiu putih (great white shark), dan kasus serangan hiu cukup sering terjadi di wilayah ini. Shark Shield bakal dijual sekitar Rp 4,36 juta hingga Rp 8,37 juta.

    Stres via Air liur

    Ternyata ada hubungan antara stres dan air ludah. Perusahaan Nipro Corporation dari Jepang menemukan alat pengukur stres terbaru yang didasarkan pada kadar enzim dalam air ludah.

    Alat yang diberi nama Cocorometer ini menganalisis jumlah enzim amilase dalam air liur. Mereka mendapat bukti bahwa enzim ini dapat menjadi barometer stres. Se-makin besar stres yang dirasakan, bertambah tinggi pula kadar amilase pada air liur seseorang.

    "Stres bisa diketahui dari hormon beberapa bagian tubuh. Yang paling sering adalah darah. Tapi alat ini menggunakan air ludah," kata Hiroshi Yoshida, general manager laboratorium penelitian Nipro.

    Caranya, dengan meletakkan ujung keping sensor ke dalam mulut. Sampel air liur yang terkumpul di keping itu kemudian dimasukkan ke komputer untuk dianalisis. Beberapa saat kemudian, hasil pemeriksaan akan terpampang di layar monitor. Berdasarkan standar Cocorometer, tingkat stres terendah adalah 10, sedangkan tertinggi adalah 150.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Ketika Pengikut Tarekat Bicara Korupsi

Album

Album

Buku

Cerita Si Olin dan Pembacanya

Sebuah Buku, Pesaing Harry Potter

Yang Menjual Kesejukan

Catatan Pinggir

Bandung

Seni Rupa

Formula 1, Bukan Gereja

TEMPO|interaktif

Olahraga

Kritik Wasit, Pelatih Miami Heat Dihukum

Teknologi

IMO Rilis Tablet Android 4.0

Internasional

Pria Singapura Damba Pasangan yang Bisa Masak

Internasional

Pesawat Tanpa Awak AS Serang Afganistan

Bisnis

Bank Sentral Incar Spekulan Rupiah

Internasional

Hobi Pria Ini Kumpulkan Pakaian Bekas Artis  

Olahraga

Sagna Minta Arsenal Perpanjang Kontrak Van Persie  

Nasional

3.228 Anak di Jember Susun Balok Kreatif Raih Rekor MURI  

Cara Promotor Bangun Citra Positif Lady Gaga

Nasional

Suporter AC Milan di Kediri Selamatkan Seragam Sekolah  

Gaya Hidup

Cangkok Rahim, Harapan Baru Hadirkan Buah Hati

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif