• Home
  • 04 April 2005
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
  • Sains
    • Lingkungan
    • Buku
    • Agama
  • Selingan
    • Perjalanan
    • Iqra
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
    • Wawancara
  • Arsip
  • 04 April 2005

    Suatu Malam Jauh di Selatan

    PADA serangkum malam, ia terbaring. Dua tungkai, saling tindih. Lebam di sekujurnya. Aorta yang pecah dan darah yang menggenang. Di atasnya, kayu-kayu menindih.

    Hari belum lagi jadi di Gunung Sitoli, Nias. Jam berhenti sebelum malam sampai di puncak. Senin pekan lalu, 23.10 WIB. Dua tungkai itu, entah milik siapa, seperti mengulang selarik sajak Bertolt Brecht:

    In the dark times Will there also be singing? Yes, there will also be singing About the dark times

    Kurang dari 100 hari, bencana itu terulang. Nias, pulau di pinggir selatan Sumatera itu, terguncang hebat. Sebelumnya, hanya sejengkal dalam peta, Aceh lantak oleh tsunami.

    Dibandingkan dengan Aceh, korban Nias memang tak banyak. Tapi bencana-juga rasa sakit-tak pernah bisa dibandingkan.

    Di kamp penampungan, seorang lelaki meratapi istrinya yang menjadi mayat. Selembar kain menutupinya. Lilin-lilin menyala. Tanpa panas, hanya redup cahaya. Ia meraba pipi perempuan itu. Dingin.

    Seperti ingin dikenangnya masa lalu. Ketika mereka masih bersama: jatuh cinta, bertengkar, bersilang kata. Perpisahan datang begitu cepat. Ingin dia menangis. Tapi sia-sia.

    Setumpuk dusun yang cantik musnah. Gempa 8,7 skala Richter menggada. Seribu orang, mungkin lebih, diperkirakan tewas. Yang hidup berkumpul di pinggir jalan-jalan yang patah.

    Seluruh cerita tentang keindahan Tano Niha-nama lain Nias-raib. Pantai Sorake dan Lagundri, atraksi lompat batu, rumah-rumah adat yang tua dimakan usia. Di Nias, waktu berhenti tiba-tiba.

    Inikah sedu penghabisan? Tak ada jawaban. Yang tersisa hanya puing, tubuh yang litak, tanah yang kehilangan harapan. Di sana, di sebuah pulau, jauh di selatan.

    Arif Zulkifli


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Agama

Ketika Pengikut Tarekat Bicara Korupsi

Album

Album

Buku

Cerita Si Olin dan Pembacanya

Sebuah Buku, Pesaing Harry Potter

Yang Menjual Kesejukan

Catatan Pinggir

Bandung

Seni Rupa

Formula 1, Bukan Gereja

TEMPO|interaktif

Olahraga

Kritik Wasit, Pelatih Miami Heat Dihukum

Teknologi

IMO Rilis Tablet Android 4.0

Internasional

Pria Singapura Damba Pasangan yang Bisa Masak  

Internasional

Pesawat Tanpa Awak AS Serang Afganistan

Bisnis

Bank Sentral Incar Spekulan Rupiah

Internasional

Hobi Pria Ini Kumpulkan Pakaian Bekas Artis

Olahraga

Sagna Minta Arsenal Perpanjang Kontrak Van Persie  

Nasional

3.228 Anak di Jember Susun Balok Kreatif Raih Rekor MURI  

Cara Promotor Bangun Citra Positif Lady Gaga

Nasional

Suporter AC Milan di Kediri Selamatkan Seragam Sekolah  

Gaya Hidup

Cangkok Rahim, Harapan Baru Hadirkan Buah Hati

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif