MeninggalProf Sutrisno Hadi Notowidagdo
Guru besar Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Profesor Sutrisno Hadi Notowidagdo, meninggal di Yogyakarta, Ahad dua pekan lalu. Jenazah almarhum dimakamkan di pekuburan keluarga UGM, Sawitsari, esok harinya.
Salah satu pendiri Fakultas Psikologi UGM ini pernah menjadi Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Yogyakarta serta anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara dari Fraksi Karya Pembangunan (19671972). Pada 1972, ahli statistik dan metodologi riset ini menerima Eisenhower Fellowship Award. Perangkat lunak Seri Program Statistik versi 2000, karyanya, banyak dipakai peneliti ilmu sosial di Tanah Air.
Prof Dr Dedi Subardja
Guru besar ilmu kedokteran Universitas Padjadjaran, Prof Dr Dedi Subardja, mengembuskan napas terakhir, Selasa pekan lalu, di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung. Almarhum dimakamkan di Pemakaman Keluarga Bantarsari, Tasikmalaya. Jabatan terakhirnya, sejak delapan tahun lalu, adalah Kepala Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Padjadjaran.
Guru Besar Triwibowo Yuwono dan Sri Anggrahini
Insinyur Triwibowo Yuwono, Phd, dikukuhkan sebagai guru besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Senin pekan lalu. Dalam pidato pengukuhannya di Balai Senat UGM, Triwibowo menyampaikan orasi berjudul "Nanoorganisme: Proposal Pengembangan Organisme Artifisial Berbasis Pendekatan Nanobiologi Sintetik". Menurut penerima penghargaan Best International Publication UGM 2005 ini, nanoorganisme artifisial merupakan model sistem biologi masa depan.
Sepekan sebelumnya, Dr Ir Sri Anggrahini dikukuhkan sebagai guru besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Kepala Laboratorium Biokimia UGM ini menyampaikan pidato berjudul "Keamanan Pangan dalam Kaitannya dengan Penggunaan Bahan Tambahan dan Kontaminan". Menurut dia, produk jajanan kaki lima sering mengandung bahan kimia berbahaya, di antaranya boraks, formalin, rhodamin B, dan methanyl yellow.
Sakit Prof M. Dawam Rahardjo
Budayawan Dawam Rahardjo kini dirawat di Kunming, Cina. Dawam pergi ke Negeri Panda itu Sabtu dua pekan lalu untuk menjalani operasi ginjal. Ini operasi kedua bagi bekas Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim seIndonesia (1995200) itu. Pertengahan Mei tahun lalu, Dawam pernah menjalani pembedahan untuk memasang stent atau cincin penyangga di pembuluh darah koroner buat mencegah penyempitan pembuluh itu.
"Kami kirimkan red noticenya." –Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutanto, di Istana Negara, Selasa pekan lalu, menegaskan polisi telah meminta bantuan Interpol untuk mengejar pengutang dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia yang tidak kooperatif.
"Membunuh tikus dengan bom nuklir."
–Rektor Institut Teknologi Bandung Prof Dr Djoko Santoso, di Jakarta, Kamis pekan lalu, mengomentari pemblokiran YouTube dan beberapa situs lain untuk mencegah penyebaran film Fitna. Menurut dia, itu merugikan dunia pendidikan.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.

