Inilah konsekuensi bila bekerja bersama keluarga. Kendati menjadi pemeran utama, Atiqah Hasiholan tetap harus ikut sibuk mencari sponsor untuk film Jamila dan Sang Presiden. Maklum, film itu diangkat dari naskah drama karya sang ibu, Ratna Sarumpaet, dan diproduksi oleh Satu Merah Panggung, rumah rakyat milik keluarganya.
Mencari sponsor ternyata bukan pekerjaan gampang. "Lumayan sulit," kata aktris berusia 26 tahun ini. "Butuh waktu untuk meyakinkan mereka." Namun usahanya tak sia-sia. Atiqah berhasil menggandeng sebuah lembaga swadaya masyarakat yang memberikan perhatian terhadap anak.
Jamila memang bercerita tentang kemiskinan dan perdagangan anak. Dalam film itu, Atiqah berperan sebagai gadis kampung yang lari ke kota dan akhirnya menjadi pelacur. Sebelum ini, dia pernah bermain dalam Berbagi Suami dan Suster N. Kendati menyandang kata "presiden", Atiqah mengingatkan film itu tak ada hubungannya dengan pemilihan umum. Maklum, sang ibu sudah berikrar jadi calon presiden.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
