Seniman Indonesia dan Belanda mondok tiga bulan di Yogyakarta. Karya-karyanya menghasilkan eksplorasi muatan lokal yang kadang terasa tipis, kadang kental. Tapi, lebih penting dari itu, pemondokan ini menghasilkan interaksi yang terkenang selamanya.
Para pelukis gamang mengarungi samudra penciptaan. Perlu rangsangan yang lebih keras agar seni lukis yang "kuno" bersaing dengan seni rupa instalasi atau video.