Dewi Lestari, 32 tahun, sempat menitikkan air mata haru. Itu terjadi pada saat persiapan peluncuran album sekaligus buku terbarunya, dua pekan lalu. Soalnya, krunya berlatih di sebuah auditorium di kawasan Jakarta Selatan, laksana untuk konser besar. "Hasilnya bagus banget," ujar penulis novel Supernova ini.
Karya berjudul Rectoverso yang berbahasa Inggris itu semula hanya berbentuk album lagu. Belakangan muncul usul dari teman-temannya untuk menggabungkan lagu dan tulisan. Akhirnya Dewi mengarang 11 cerita pendek yang dikembangkan dari lirik lagu di albumnya.
Untuk membuat karya gabungan itu, Dewi harus memperhitungkan tiap kalimat, termasuk ritme dalam lirik dengan cermat. Dia juga memutuskan menulis cerita dalam bahasa Inggris karena terjemahan dalam bahasa Indonesia terasa kurang pas. Setelah makan waktu setahun, akhirnya karya yang disebutnya "paling romantis" itu lahir. Selamat.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
