INSTITUT Teknologi Sepuluh Nopember mengukuhkan Prof Dr Ir Gede Wibawa, MEng, dan Prof Dr Ir Indarto sebagai guru besar, Rabu pekan lalu, di Graha 10 Nopember ITS, Surabaya.
Indarto dikukuhkan sebagai guru besar ilmu mekanika tanah. Pidato ilmiahnya, berjudul "Pathologi Pondasi dan Tantangan bagi Industri Bangunan Sipil", menampilkan beberapa kasus kerusakan bangunan yang disebabkan oleh kerusakan fondasi.
Pidato ilmiah yang dibawakan Gede Wibawa berjudul "Peranan dalam Desain dan Operasi Pabrik Kimia, Keselamatan dan Lingkungan". Gede Wibawa adalah guru besar ilmu termodinamika teknik kimia yang pertama di Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Anton Margo dan Janti Sudiono
UNIVERSITAS Trisakti, Jakarta, mengukuhkan Prof Anton Margo, drg, SpPros, dan Prof Janti Sudiono, MS, MDSc, sebagai guru besar di Fakultas Kedokteran Gigi. Upacara pengukuhan dipimpin Rektor Universitas Trisakti Prof Dr Thoby Mutis di Auditorium Gedung Ki Hajar Dewantoro, Kampus B Universitas Trisakti, Jakarta, Rabu pekan lalu.
Anton Margo, yang dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu prostodonti, menyampaikan pidato ilmiah berjudul "Peran Gigi Tiruan untuk Meningkatkan Kualitas Hidup". Adapun Janti Sudiono, yang menjadi guru besar bidang ilmu patologi oral, memberikan pidato berjudul "Peran Patologi Oral dalam Menegakkan Diagnosis Tumor Rongga Mulut dan Maksilofasial".
PELANTIKAN
Kolonel Czi Christian Zebua
KOLONEL Czi Christian Zebua dilantik sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat. Dia menggantikan Brigadir Jenderal Ricardo Siagian, yang akan menjadi anggota staf ahli II bidang industri dan teknologi militer Panglima Tentara Nasional Indonesia. Upacara pelantikan berlangsung di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Kamis pekan lalu.
Christian Zebua sebelumnya menjabat Komandan Pusat Pendidikan Teritorial di Pusat Teritorial Angkatan Darat, Bandung. Lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia tahun 1980 ini pernah menjabat Komandan Batalion di Medan dan Komandan Distrik Militer di Binjai.
"Hukuman mati punya pertimbangan panjang. Tengok saja Sumiarsih yang baru dieksekusi setelah 20 tahun keputusan."
- Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat pekan lalu, menepis tudingan bahwa berlarut-larutnya eksekusi hukuman mati Amrozi dan kawan-kawan adalah cermin keragu-raguan pemerintah.
"Kalau memang tidak sehat, dilikuidasi saja."
- Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Paskah Suzetta di Jakarta, Jumat pekan lalu, mengatakan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat untuk penyelamatan Indonesische Overzeese Bank NV (Indover) perlu ditinjau kembali.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
