• Home
  • 17 November 2008
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
  • Sains
    • Lingkungan
    • Buku
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Tari
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 17 November 2008

    Gerakan dengan Tiga Pita

    LETNAN Kolonel Untung membagi tiga pasukannya. Mereka mengenakan tiga pita tanda: merah untuk malam, kuning untuk siang, dan hijau untuk sore. Untung memimpin pasukannya dari Gedung Penas, kawasan Cawang, Jakarta Timur.

    Jalan Medan Merdeka Utara
    Istana
    Satu kompi Cakrabirawa dan sekitar 700 anggota Kodam Brawijaya, Jawa Timur, mengepung Istana. Istana kosong, karena Presiden Soekarno meninggalkan tempat ini sejak pagi. Lepas tengah hari, pasukan ini malah bergabung ke Markas Kostrad.

    Jalan Medan Merdeka Selatan
    Gambir
    Juga diduduki oleh pasukan Kodam Brawijaya.

    Markas Kostrad
    Markas Mayor Jenderal Soeharto, perwira tinggi yang tidak menjadi target operasi G30S.

    Gedung RRI
    Diduduki sepuluh jam sejak pagi, antara lain dimanfaatkan untuk pengumuman pembentukan Dewan Revolusi.

    Pasukan TNI di Jakarta
    Jika terjadi bentrok, inilah kekuatan TNI yang akan dihadapi oleh G30S.

    • 4 kompi (400 orang) Brimob
    • 1 batalion Kavaleri Angkatan Darat
    • 1 batalion Artileri Angkatan Darat
    • 2 batalion Infanteri Kodam, Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD),
    • Pasukan Gerak Cepat Angkatan Udara
    • 1 Batalion Pasukan Pertahanan Pangkalan Angkatan Udara
    • 3 Batalion Cakrabirawa, KKO (Marinir)

    (1 batalion =700 orang)

    1. Pasopati
      Dipimpin Dul Arif, pasukan ini bertugas menangkap tujuh perwira tinggi TNI Angkatan Darat, yang disebut sebagai anggota "Dewan Jenderal". Terdiri atas anggota Resimen Cakrabirawa, Pasukan Pengawal Presiden.
    2. Bimasakti
      Dipimpin Suradi, anggotanya pasukan sukarelawan plus dua batalion dari Kodam Diponegoro dan Kodam Brawijaya. Tugasnya mengawal kawasan Lapangan Monas dan menjaga sejumlah sektor. Juga merebut gedung RRI, stasiun kereta api Gambir, serta pusat telekomunikasi di Jalan M.H. Thamrin.
    3. Gatotkatja
      Bertugas sebagai pasukan cadangan, dipimpin Gatot Sukrisno. Personelnya diambil dari Pasukan Pengawal Pangkalan Angkatan Udara dan Sukarelawan Bersenjata. Ditempatkan di sekitar Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.

    Dua Malam Sjam

    Inilah kronologi pelaksanaan Gerakan 30 September versi Sjam Kamaruzaman. Hanya dalam hitungan jam, gerakan ini gagal dan langsung ditaklukkan.

    30 September 1965

    24.00
    Pengarahan terakhir diberikan di Pondok Gede, Jakarta Timur. Hadir Sjam, Pono, Latif, Supardjo, Sujono, Dul Arif, Suradi, dan Gatot Sukrisna.

    1 Oktober 1965

    02.00
    Central Komando di Gedung Penas mulai bekerja: Sjam, Pono, Latif, Supardjo, Sujono. Mereka menunggu laporan hasil operasi pasukan Pasopati pimpinan Dul Arif.

    06.00
    Masuk laporan dari Pasopati bahwa Jenderal Abdul Haris Nasution, target utama operasi, lolos. Enam jenderal lainnya ditangkap atau ditembak mati. Mereka yang hidup akhirnya juga ditembak.

    10.00
    Central Komando pindah ke Halim.

    12.00
    Presiden Soekarno memerintahkan gerakan dihentikan. Pasukan dari Batalion 530 Brawijaya sudah menyeberang ke Markas Kostrad.

    18.00
    Menerima laporan bahwa pasukan Kostrad dan Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat mulai mengepung Halim.

    20.00
    Sjam Kamaruzaman melapor ke Aidit soal gagalnya gerakan.

    21.00
    Sjam memerintahkan Sujono mencari pesawat untuk melarikan Aidit ke Yogyakarta.

    22.00
    Sjam memimpin rapat membahas pengunduran diri dari Halim ke Pondok Gede.

    2 Oktober 1965

    01.00
    Aidit terbang ke Yogyakarta.

    02.00
    Sjam dan Supardjo lari ke Pondok Gede dengan jip.

    Posisi pasukan G30S di Jakarta

    Kawasan Monas

  • Pasukan Bimasakti

    Menteng

  • Pasukan Pasopati

    Pangkalan Halim Perdanakusuma

  • Pasukan Gatotkatja yang terdiri atas sekitar 700 anggota Kodam Diponegoro, Jawa Tengah. Sekitar 700 anggota Pasukan Pengawal Pangkalan Angkatan Udara dan 800-1.000 sukarelawan bersenjata.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Buku

Biografi Sambil Lalu

Seni Rupa

Dari Dunia Sirkus

Tari

Kerudung, Sepatu Bot, dan Sapi

Tambang-tambang Androgini

Album

MENINGGAL
Andjar Any

TEMPO|interaktif

Whitney Houston Harusnya Datang ke Grammy Awards

Penyebab Kematian Whitney Houston Belum Diketahui

Whitney Houston Tutup Usia  

Whitney Houston Tutup Usia

Nasional

Tak Punya Ongkos, FPI Diturunkan di Banjarmasin

fpi.jpg[Front Pembela Islam / FPI]

Metro

Pemerintah Cabut Izin Operator Bus Maut

Sebelum Tabrakan Cisarua, Penumpang Ingatkan Sopir  

Izin Operasi Bus Maut di Cisarua Dicabut  

Nasional

Faisal-Biem Merasa Dijegal Aturan KPU DKI  

Nasional

Partai Demokrat Segera Pecat Kader Bermasalah  

Olahraga

Kisah Perempuan Afganistan di Ring Tinju Olimpiade  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif