• Home
  • 01 Desember 2008
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Seni
    • Musik
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Obituari
    • Wawancara
  • Arsip
  • 01 Desember 2008

    PENGUKUHAN
    Robertus Robet

    SEKRETARIS Jenderal Perhimpunan Pendidikan Demokrasi Robertus Robet meraih gelar doktor dari Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta, dalam sidang disertasi yang dipimpin Profesor Franz Magnis-Suseno, Sabtu dua pekan lalu. Dosen sosiologi Universitas Negeri Jakarta itu menyelesaikan program doktoralnya dengan meraih predikat cum laude.

    Dalam disertasinya, Robertus menyatakan reformasi telah memberikan kebebasan kepada masyarakat Indonesia untuk sedikit-banyak mencicipi demokrasi. Persoalannya, jika secara prosedural tidak berjalan seperti yang diharapkan, masyarakat bisa kehilangan pegangan untuk melanjutkan transformasi masyarakat.

    Guruh Sukarno Putra

    GURUH Sukarno Putra, 55 tahun, meraih gelar sarjana administrasi negara dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia, Jakarta. Wisuda berlangsung Kamis pekan lalu.

    Putra bungsu mantan presiden Soekarno itu lulus setelah menyelesaikan skripsi berjudul "Tinjauan Hubungan Pancasila dengan Nilai Budaya Bangsa Indonesia Sebagai Pandangan Hidup dan Dasar Negara".

    PENGHARGAAN
    Adolf Heuken

    AHLI sejarah Jakarta, Adolf Heuken, 79 tahun, memperoleh bintang jasa Republik Federasi Jerman. Penghargaan tersebut diserahkan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Baron Paul von Malzahn di Jakarta, Selasa pekan lalu.

    Warga negara Indonesia keturunan Jerman itu dinilai memiliki dedikasi luar biasa di bidang penelitian dan penulisan sejarah Jakarta. Buku karya pria kelahiran Coesfeld, Jerman, itu mencapai ratusan buah, di antaranya Sejarah Jakarta, Historical Sites of Jakarta, dan Menteng, Kota Taman Pertama di Indonesia.

    PENGHARGAAN
    Herawati Soedoyo, Jatna Supriatna, Bambang Widiyatmoko, dan Sardono W. Kusumo

    HABIBIE Center dan Yayasan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi menganugerahkan Habibie Award 2008 kepada Herawati Soedoyo, Jatna Supriatna, Bambang Widiyatmoko, dan Sardono W. Kusumo, Rabu pekan lalu, di Jakarta.

    Empat tokoh itu dinilai berjasa besar dalam mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan serta teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. Herawati, 57 tahun, peneliti Lembaga Eijkman, meraih penghargaan untuk kategori ilmu kedokteran karena berhasil menemukan metode untuk mengidentifikasi korban ledakan bom atau kecelakaan yang sulit dikenal. Ia memperkenalkan disaster perpetrator identification, istilah baru dalam dunia forensik.

    Jatna Supriatna, 57 tahun, dipilih dewan juri untuk kategori ilmu dasar karena berhasil menemukan terjadinya intergradasi sekunder (perubahan morfologi, perilaku, dan genetik) terhadap dua spesies hibrid monyet, Macaca maura dan Macaca tonkeana, yang hidup di Sulawesi Selatan.

    Bambang Widiyatmoko berhasil menciptakan inovasi dengan menghasilkan produk alat penghancur jarum suntik. Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia kelahiran Boyolali, 30 April 1962, ini meraih penghargaan untuk kategori ilmu rekayasa. Sementara itu, Sardono W. Kusumo, 63 tahun, mendapat penghargaan untuk ilmu budaya karena kiprahnya sebagai salah satu koreografer Indonesia kreatif yang banyak melakukan pengembaraan lintas budaya.

    Para pemenang berhak atas medali, piagam, dan uang tunai US$ 25 ribu.


    "Mending disediakan angkutan massal ketimbang maksa anak-anak bangun pagi."
    – Pengamat tata kota Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna, Senin pekan lalu, mengatakan kemacetan selama ini merupakan bentuk kegagalan pemerintah mengubah pola transportasi individu ke transportasi massal.

    "Saya merasa kecewa dan agak marah, karena niat semula ingin menyelamatkan cagar budaya malah diajukan ke pengadilan sebagai terdakwa."
    – Pengusaha Hashim Djojohadikusumo, dalam sidang di Pengadilan Negeri Surakarta, Kamis pekan lalu, mengaku tak bersalah dalam kasus jual-beli koleksi benda purbakala.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

PENGUKUHAN
Robertus Robet

Buku

Berkeliaran di Rimba Jazz

Seni Rupa

Tubuh Massal Para Penziarah

Catatan Pinggir

Mumbai

TEMPO|interaktif

Internasional

Kakak Aktivis Chen Dilaporkan Hilang

Teknologi

Robot Korea Di Kontes Robot Cerdas Indonesia  

Metro

Dua Pencurian Motor di IPB dalam 10 Hari Terakhir

Olahraga

Fabregas Kencani Ibu Dua Anak  

Ribuan Ikan Kembali Mati Mengambang di Kali Surabaya

Olahraga

Main Lawan Inter, Bima Sakti Incar Jersey Zanetti  

Seni & Hiburan

Bagaimana Nasib Konser Lady Gaga?

Nasional

Banjir Rendam Empat Kecamatan di Bima  

Metro

Satpam IPB yang Tewas Tertembak Sedang Menyamar

Polisi Kawal Kelulusan Siswa

Olahraga

Bielsa: Kekalahan Bilbao Tanggung Jawab Saya

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif