• Home
  • 08 Desember 2008
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Televisi
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Iqra
  • Seni
    • Fotografi
    • Teater
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 08 Desember 2008

    Yang Bersaksi, yang Mencabut

    Budi Santoso alias Wisnu Wardana
    Bekas Direktur Perencanaan dan Pengendalian Operasi BIN

  • Dalam berita acara pemeriksaan, Budi mengaku pertama kali mengenal Pollycarpus di ruangan Muchdi. Ia juga mengaku menyerahkan uang kepada Polly Rp 10 juta, Rp 3 juta, dan Rp 2 juta atas perintah Muchdi. Ia pernah mendengar Polly mengatakan akan menghabisi Munir.
  • Kendati sudah dipanggil berkali-kali, Budi tak pernah hadir di persidangan. Belakangan kuasa hukum Muchdi dan hakim mendapat surat berkop Garuda berwarna emas dengan alamat Kedutaan Besar Republik Indonesia di Pakistan. Pengirimnya, Budi Santoso, menyatakan mencabut seluruh berita acara pemeriksaannya.

    Raden Muhammad Patma alias Ucok
    Agen BIN

  • Dalam berita acara pemeriksaan, ia mengaku mengenal Munir di DPP PDI Perjuangan pada 27 Juli 1996. Ia juga mengaku pernah menteror Munir melalui telepon.
  • Di persidangan, Ucok mengaku lupa apakah ia pernah bekerja di BIN dan menjawab "tidak ingat" jika ditanya berkaitan dengan Pollycarpus.

    Pollycarpus Budihari Priyanto
    Dihukum 20 tahun penjara

    Di persidangan menyatakan tidak pernah mengenal Muchdi. Sebaliknya, Muchdi juga menyatakan tidak mengenal Pollycarpus.

    As'at
    Wakil Kepala BIN

  • Dalam berita acara, ia menyatakan mengenal Indra Setiawan (mantan Direktur Utama Garuda), mengetahui adanya surat yang isinya merekomendasikan Pollycarpus sebagai corporate security ketika sidang Pollycarpus digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dan menyatakan konseptor surat itu Deputi Penggalangan, yang saat itu dijabat Muchdi.
  • As'at tidak hadir di persidangan karena sedang bertugas ke luar negeri. Muchdi tidak menanggapi kesaksian As'at

    Kawan
    Bekas Kepala Seksi Administrasi dan Logistik BIN

  • Dalam berita acara pemeriksaan mengaku pernah melihat Pollycarpus di ruangan Budi Santoso.
  • Di persidangan mencabut keterangannya.

    Suradi dan Imam Mustofa
    Sopir Muchdi

  • Dalam berita acara pemeriksaan mengaku pernah melihat Pollycarpus di lingkungan kantor BIN.
  • Di persidangan mencabut keterangannya.

    Zondy Anwar dan Aripin Rachman
    Staf Tata Usaha Deputi V BIN

  • Dalam berita acara pemeriksaan mengaku pernah melihat Pollycarpus di ruangan Muchdi.
  • Di persidangan mencabut keterangan itu.

    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Buku

Warna Kesumba Seni Lekra

Fotografi

Ketika Cakil Mendekati Istana

Indonesiana

Baliho Anti-Orang Kidal

Televisi

Memburu Peringkat di Layar Kaca

Album

PENGHARGAAN
Bibit Waluyo

Catatan Pinggir

Fortinbras

TEMPO|interaktif

Nasional

SNMPTN Jalur Undangan Diumumkan Sore Ini

Internasional

Kakak Aktivis Chen Dilaporkan Hilang

Teknologi

Robot Korea Di Kontes Robot Cerdas Indonesia  

Metro

Dua Pencurian Sepeda Motor di IPB dalam 10 Hari Terakhir

Olahraga

Fabregas Kencani Ibu Dua Anak  

Ribuan Ikan Kembali Mati Mengambang di Kali Surabaya

Olahraga

Main Lawan Inter, Bima Sakti Incar Jersey Zanetti  

Seni & Hiburan

Bagaimana Nasib Konser Lady Gaga?

Nasional

Banjir Rendam Empat Kecamatan di Bima  

Metro

Satpam IPB yang Tewas Tertembak Sedang Menyamar

Polisi Kawal Kelulusan Siswa

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif