• Home
  • 08 Desember 2008
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Televisi
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Lingkungan
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Indonesiana
    • Iqra
  • Seni
    • Fotografi
    • Teater
    • Seni
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 08 Desember 2008

    Jantung Separuh Buatan

    TIAP tahun sekitar 22 juta orang di seluruh dunia mengidap penyakit gagal jantung. Setengahnya meninggal dalam waktu lima tahun, akibat jantungnya sudah rusak parah dan tak ada donor jantung yang cocok.

    Untuk mengatasinya, ahli biologi Doris Taylor dan timnya di Universitas Minnesota, Amerika Serikat, menciptakan pendekatan yang seluruhnya baru: memakai jantung donor tapi dengan sel dari pasien. Dengan cara ini, daftar tunggu transplantasi jantung bakal diperpendek, dan yang terpenting tubuh pasien tidak akan menolak jantung baru karena menganggapnya sebagai jantung sendiri. Tentu saja ini terobosan besar. Untuk itu, majalah sains bergengsi Popular Science mendapuk temuan ini sebagai peraih anugerah utama Innovation 2008 bidang kesehatan.

    Prosedur Taylor-sejauh ini berhasil baik pada tikus-didahului dengan pengambilan sel di jantung donor sehingga tinggal tersisa "cangkang jantung". Ke dalam matriks jantung itu kemudian disuntikkan sel progenitor muda dari tubuh pasien. Sel-sel itu dibiarkan memperbanyak diri dan berubah menjadi jaringan jantung. Hura, jantung baru yang sebaik jantung lama sudah tersedia. Cara ini dinilai prospektif karena akan memendekkan daftar tunggu transplantasi jantung, dan yang terpenting menjaga agar tubuh pasien tidak menganggap jantung baru itu sebagai benda asing.

    Taylor sedang bersiap-siap menguji teknik ini pada manusia. Jika semuanya berjalan baik, jantung refurbish ini siap dipakai dalam waktu satu dekade ke depan. "Ini tak mudah," ujar Taylor, "tapi fakta bahwa itu dapat dilakukan merupakan hal menakjubkan."

    Mulai dari Jarvik

    Jantung buatan pertama kali dipakai pada 1982. Kala itu Jarvik-7 dicangkokkan ke jantung Barney Clark. Tapi Clark meninggal 112 hari kemudian. Karena pasien hanya memiliki masa hidup maksimal sekitar setengah tahun, Jarvik dilarang digunakan secara tetap. Namun pengembangan Jarvik tak berhenti. Model terakhir, Jarvik 2000, bekerja lebih sempurna. Jantung buatan bukan cuma Jarvik. Ada AbioCor, CardioWest, hingga InCor.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Buku

Warna Kesumba Seni Lekra

Fotografi

Ketika Cakil Mendekati Istana

Indonesiana

Baliho Anti-Orang Kidal

Televisi

Memburu Peringkat di Layar Kaca

Album

PENGHARGAAN
Bibit Waluyo

Catatan Pinggir

Fortinbras

TEMPO|interaktif

Nasional

SNMPTN Jalur Undangan Diumumkan Sore Ini

Internasional

Kakak Aktivis Chen Dilaporkan Hilang

Teknologi

Robot Korea di Kontes Robot Cerdas Indonesia

Metro

Dua Pencurian Sepeda Motor di IPB dalam 10 Hari Terakhir

Olahraga

Fabregas Kencani Ibu Dua Anak  

Ribuan Ikan Kembali Mati Mengambang di Kali Surabaya

Olahraga

Main Lawan Inter, Bima Sakti Incar Jersey Zanetti  

Seni & Hiburan

Bagaimana Nasib Konser Lady Gaga?

Nasional

Banjir Rendam Empat Kecamatan di Bima  

Metro

Satpam IPB yang Tewas Tertembak Sedang Menyamar

Polisi Kawal Kelulusan Siswa

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif