• Home
  • 05 Januari 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Film
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Khusus
    • Laporan Khusus
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Digital
  • Seni
    • Fotografi
    • Teater
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 05 Januari 2009

    4 tahun Lalu

    TEMPO edisi 7-13 Maret 2005
    Membongkar Konspirasi

    MUNIR meninggal di atas langit Hungaria, hanya dua jam sebelum pesawat mendarat di Bandar Udara Schiphol, Belanda. Nyawanya melayang akibat racun yang menjalari tubuhnya. Dokter dan tim dari Lembaga Forensik Belanda (NFI), Amsterdam, yang mengotopsi jenazah Munir, menemukan timbunan racun warangan dalam darahnya. Kandungan itu mencapai 3,1 miligram per liter. Padahal ambang batas yang bisa ditoleransi tubuh manusia hanya 1,7 miligram per liter.

    Brigadir Jenderal Polisi Marsudhi Hanafi, ketua tim pencari fakta yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 23 Desember lalu, mengatakan pihaknya berkesimpulan pembunuhan Munir merupakan kejahatan konspiratif. Menurut dia, ada indikasi kuat keterlibatan anggota direksi dan oknum Garuda, baik secara langsung maupun tak langsung. Bukti yang dimaksud antara lain tiga lembar surat yang dikeluarkan Garuda yang dianggap penuh kejanggalan. Semuanya berhubungan dengan satu orang, yakni pilot bernama Pollycarpus Budihari Priyanto.

    Nama Pollycarpus sendiri sejak awal sudah disebut-sebut terkait dengan kasus Munir. Belakangan, pilot yang sudah 19 tahun berkarier di Garuda ini harus mendekam di penjara Sukamiskin, Bandung. Dia dihukum 20 tahun penjara.

    Nasib Pollycarpus bertolak belakang dengan Muchdi, mantan Deputi Bidang Penggalangan Badan Intelijen Negara, yang juga menjadi tersangka. Rabu pekan lalu, Muchdi "dihadiahi" vonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia dinyatakan tak terbukti bersalah dalam kasus pembunuhan Munir.


    CATATAN

    5 Januari 1691
    Stockholm Bank di Swedia mencetak dan mendistribusikan uang kertas pertama di Eropa.

    6 Januari 1919
    Theodore Roosevelt, Presiden Amerika Serikat ke-26, meninggal pada usia 60 tahun karena sakit.

    7 Januari 1979
    Pasukan Vietnam menggulingkan pemimpin Khmer Merah sekaligus Perdana Menteri Kamboja Saloth Sar. Perdana menteri yang lebih populer dengan sebutan Pol Pot ini memerintah dengan tangan besi dan membantai ribuan orang rakyatnya.

    8 Januari 1968
    Pemimpin perjuangan warga kulit hitam Amerika, Martin Luther King, tewas ditembak pria tak dikenal.

    9 Januari 1951
    Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York resmi didirikan.

    10 Januari 1922
    Arthur Griffith terpilih sebagai Presiden Republik Irlandia yang baru berdiri. Griffith adalah pendiri partai politik Sinn Fein, pada 1905, yang menjadi sayap politik tak resmi dari berbagai kelompok militan Irlandia yang berjuang mengusir Inggris dari tanah air mereka.

    11 Januari 1922
    Insulin mulai digunakan dalam pengobatan penyakit diabetes.


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Album

MENINGGAL
Soegih Arto

Catatan Pinggir

Diburu

Fotografi

Ketika Unggas Menjadi Dilema

TEMPO|interaktif

Nasional

Perayakan Kelulusan dari Longmarch Hingga Tawuran

Nasional

Mandi Kembang Tanda Syukur Lulus Ujian Nasional  

Metro

Rakitan, 80 Persen Senjata Api untuk Pencurian  

Nasional

SNMPTN Jalur Undangan Diumumkan Sore Ini  

Internasional

Kakak Aktivis Chen Dilaporkan Hilang  

Teknologi

Robot Korea di Kontes Robot Cerdas Indonesia

Metro

Dua Pencurian Sepeda Motor di IPB dalam 10 Hari Terakhir

Olahraga

Fabregas Kencani Ibu Dua Anak  

Ribuan Ikan Kembali Mati Mengambang di Kali Surabaya

Olahraga

Main Lawan Inter, Bima Sakti Incar Jersey Zanetti  

Seni & Hiburan

Bagaimana Nasib Konser Lady Gaga?

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif