• Home
  • 19 Januari 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Perilaku
    • Film
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Catatan Pinggir
    • Opini
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Ilmu dan Teknologi
    • Buku
  • Selingan
    • Intermezzo
  • Seni
    • Fotografi
    • Seni Rupa
    • Teater
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 19 Januari 2009

    Listrik Tenaga Pohon

    MULANYA cuma gosip di antara ilmuwan: pohon menyimpan energi listrik. Jika ke batang pohon ditancapkan logam, dan satu lagi ke tanah di sekitarnya, akan terukur perbedaan voltase pada ke-dua lempeng. Belakangan ini terbukti. Pada 2006, ahli kimia Massachusetts Institute of Technology menemukan ada perbedaan keasaman antara pohon dan tanah, sehingga menciptakan ketidakseimbangan ion hidrogen. Ini menghasil-kan listrik. Energi ini kemudian diberi nama voltree.

    Tapi kala itu tak ada yang tahu mau diapakan energi hijau ini. Nah, pada Desember lalu, para peneliti di institut itu mengumumkan aplikasi listrik tersebut, yakni untuk menghidupkan sensor pengukur suhu dan kelembapan. Rencana-nya, prototipe miniatur alat yang diberi nama sensor wildfire itu akan diuji coba pada musim semi ini sebagai alarm yang mengirimkan peringatan dini kalau ada kebakaran hutan.

    1. Sebuah charger bioenergi mengumpulkan arus listrik dari pohon.

    2. Sensor pengukur suhu dan kelembapan, yang berfungsi sebagai alarm kebakaran.

    3. Hasil pengukuran dikirim ke satelit dan diteruskan ke stasiun pemantau kebakaran, National Interagency Fire Center di Idaho, Amerika.

    Listrik

    2000 Sebelum Masehi

    Thales, ilmuwan Yunani kuno, menemukan jika bulu hewan digosok-gosokkan di atas getah pohon, timbul gaya tarik.

    1600

    Ahli fisika Inggris, William Gilbert, menamakan gaya tarik yang muncul akibat gesekan dua benda itu sebagai electric. Ini dia ambil dari kata Yunani elektron.

    1752

    Benyamin Franklin, yang menerbangkan layang-layang pada saat ada petir, menyimpulkan ada kesamaan antara petir dan listrik.

    1800

    Alessandro Volta, ahli fisika Italia, membuat sel volta yang dapat menghasilkan listrik. Belakangan disebut baterai.

    1831

    Michael Faraday menemukan alat induksi elektromagnetik yang merupakan cikal bakal turbin listrik.

    Sumber: Popular Mechanics


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Buku

Membuka Jendela Pejambon

Fotografi

Malam Purnama di Tutup Ngisor

Seni Rupa

Barang-barang Wiyoga

Album

PELANTIKAN
Benny Pasaribu dan Didik Akhmadi

Catatan Pinggir

Pohon

TEMPO|interaktif

Nasional

Ini Cerita Siswi Nilai UN Tertinggi se-Indonesia

Nasional

Perayaan Kelulusan dari Longmarch hingga Tawuran

Nasional

Mandi Kembang Tanda Syukur Lulus Ujian Nasional  

Metro

Rakitan, 80 Persen Senjata Api untuk Pencurian  

Nasional

SNMPTN Jalur Undangan Diumumkan Sore Ini  

Internasional

Kakak Aktivis Chen Dilaporkan Hilang  

Teknologi

Robot Korea di Kontes Robot Cerdas Indonesia

Metro

Dua Pencurian Sepeda Motor di IPB dalam 10 Hari Terakhir

Olahraga

Fabregas Kencani Ibu Dua Anak  

Ribuan Ikan Kembali Mati Mengambang di Kali Surabaya

Olahraga

Main Lawan Inter, Bima Sakti Incar Jersey Zanetti  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif