• Home
  • 09 Maret 2009
  • English
  • rss
  • CARI BERITA
Home
Online
  • TEMPOinteraktif
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Halaman Utama
  • Ekonomi
    • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Film
    • Hiburan
  • Hukum
    • Hukum
    • Kriminalitas
  • Internasional
    • Internasional
  • Laporan Utama
    • Laporan Utama
  • Nasional
    • Nasional
  • Opini
    • Kolom
    • Catatan Pinggir
  • Prelude
    • Album
    • Surat
    • Inovasi
    • Etalase
    • Kartun
  • Sains
    • Pendidikan
    • Ilmu dan Teknologi
  • Seni
    • Seni Rupa
  • Tokoh
    • Pokok dan Tokoh
    • Wawancara
  • Arsip
  • 09 Maret 2009

    Momen

    PAKISTAN
    Tim Kriket Ditembaki

    Segerombolan orang tak dikenal menembaki bus yang membawa tim kriket Sri Lanka menuju stadion di Lahore, Pakistan, Selasa lalu. Akibatnya, enam polisi yang mengawal bus tewas. Dua warga sipil di sekitar kejadian juga tewas. Beberapa pemain mengalami luka parah.

    Peristiwa berdarah itu mendapat kritik tajam dari dunia internasional, yang mempertanyakan efektivitas pemberantasan militan muslim oleh pemerintah Pakistan. "Teroris biasanya datang secara tiba-tiba, sedangkan petugas keamanan harus siap siaga terus-menerus. Ini sulit," ucap Khusro Pervaiz, Kepala Kepolisian Lahore.

    Sebuah jaringan televisi Pakistan merekam gambar para penyerang. Mereka membawa tas punggung dan dilengkapi dengan senjata otomatis. Penyerang juga menggunakan peluncur roket serta granat tangan. Baku tembak terjadi antara penyerang dan polisi selama 15 menit.

    IRAN
    Hillary Clinton Curigai Teheran

    Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Rodham Clinton menyatakan Iran merupakan ancaman serius bagi Eropa dan Rusia. Ancaman tersebut bisa datang dari Teheran langsung atau melalui kelompok teroris.

    Hillary juga menuduh pemerintah Iran ingin campur tangan di kawasan Timur Tengah. "Ada kekhawatiran Iran akan menguasai Timur Tengah. Saya berulang kali mendengar keluhan itu di Sharm el Sheikh, Mesir, juga di Israel dan Ramallah," ujar Hillary, pekan lalu.

    Kendati bersikap keras terhadap Iran, Hillary mengatakan Presiden Barack Obama tetap ingin melakukan pembicaraan dengan Teheran. "Tapi pertemuan itu harus konstruktif," ujarnya.

    BANGLADESH
    Perburuan Pemberontak

    Pasukan pemerintah Bangladesh pekan lalu memburu pasukan penjaga perbatasan yang meninggalkan markas mereka di ibu kota Dhaka dan melakukan pemberontakan. Para pemberontak akan dikenai pasal pembunuhan. "Dakwaan telah diajukan," kata Kepala Kepolisian Dhaka, Nabojit Khisa.

    Pemerintah menemukan 73 mayat korban pemberontakan pasukan paramiliter yang dulu bergabung dalam Bangladesh Rifles itu. Mayat-mayat tersebut terapung di sungai, selokan, atau dikubur di tiga kuburan massal di Dhaka. Sebanyak 51 di antaranya adalah perwira militer Bangladesh.

    Perdana Menteri Sheikh Hasina mengatakan pemberontakan 35 jam oleh pasukan paramiliter itu telah direncanakan secara matang. Pemerintah mulai menggelar operasi "Perburuan Pemberontak" sejak awal pekan lalu.

    KOREA SELATAN
    Lee: Pyongyang Inginkan Dialog

    Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak percaya bahwa langkah Korea Utara menggelar uji coba peluru kendali dalam waktu dekat hanya sebuah upaya agar perundingan program nuklir kembali dibuka. "Mereka sangat bagus dalam bernegosiasi," kata Lee pekan lalu.

    Lee mengatakan, pemerintah Amerika Serikat yang baru memang ingin melihat bagaimana kelanjutan dialog enam negara. "Korea Utara kini memiliki daya tawar yang tinggi dengan selalu mengeluarkan ancaman uji coba misil," ujarnya.

    Sebelumnya, Korea Utara menyatakan akan meluncurkan sebuah roket guna menempatkan satelit di orbit rendah. Namun Amerika dan Korea Selatan curiga Pyongyang hendak menguji coba peluru kendali yang dipercaya mampu mencapai Alaska. Terakhir kali Pyongyang menggelar uji coba peluru kendali pada 2006.

    KYRGYZSTAN
    Presiden Siap Berunding

    Presiden Kyrgyzstan Kurmanbek Bakiyev menyatakan siap berdialog dengan Amerika Serikat tentang kemungkinan mempertahankan pangkalan udara militer di sana. Dalam operasi militer di Afganistan, Amerika menggunakan pangkalan itu sebagai dukungan logistik seperti pengisian bahan bakar pesawat.

    Menurut Bakiyev, jika hasil perundingan memuaskan kedua pihak, ia akan membatalkan perintah penutupan pangkalan. "Jika Amerika tetap ingin mempertahankan pangkalan udara di Manas, pintu dialog selalu terbuka, tentu dengan kondisi berbeda," katanya Kamis lalu.

    Kyrgyzstan berencana menutup pangkalan itu bulan lalu. Beberapa pengamat internasional percaya langkah penutupan itu terkait dengan rencana bantuan pinjaman dari Rusia US$ 2,3 miliar. Syaratnya, pangkalan tersebut harus ditutup.

    SUDAN
    Bashir Penjahat Perang

    Pengadilan tinggi kriminal internasional yang bermarkas di Den Haag, Belanda, menuduh Presiden Sudan Omar Hassan al-Bashir sebagai penjahat perang. Pengadilan ini mengeluarkan surat penangkapan pada Rabu lalu. Bashir dituding melakukan pembantaian di Darfur.

    Bashir balik menuding tuduhan tersebut merupakan cara lama penjajah menjatuhkan dirinya. Di hadapan ribuan pendukung setianya di Khartoum, ia mengaku telah mengusir 10 agen bantuan kemanusiaan asing. Alasannya, mereka ingin merusak stabilitas Sudan.

    Menurut Bashir, ICC telah dijadikan alat oleh negara bermental penjajah yang menginginkan minyak, gas alam, dan kekayaan bumi lainnya dari Sudan. "Kami selalu menolak bekerja sama dengan para penjajah. Kami hanya takut kepada Tuhan," ucap Bashir.

    RUSIA
    Rusia Bersatu Menang

    Partai Rusia Bersatu meraih suara terbanyak dalam pemilihan umum daerah yang berlangsung pekan lalu. Partai pendukung Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin itu meraih mayoritas suara di sembilan daerah pemilihan dengan empat wilayah dimenangkan secara mutlak.

    Menurut Komisi Pemilihan Umum Rusia, tak ada pelanggaran serius dalam pemilihan kali ini. Kemenangan ini semakin membuka lebar jalan bagi para kandidat Partai Rusia Bersatu untuk menduduki jabatan gubernur.

    Meski pemilu dinyatakan bersih, oposisi menolak menerima hasil pemilu. "Kami melihat kecurangan yang dilakukan Rusia Bersatu," kata pemimpin Partai Komunis Ivan Melnikov. Tak hanya Partai Komunis, Partai Keadilan Rusia dan Partai Demokrasi Liberal Rusia juga menggugat pemilu.

    Firman Atmakusuma (CNN, AFP, AP, BBC)


    "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486

    Download versi digitalnya :
    1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
    2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
    3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini

    Terima Kasih.

cover

Seni Rupa

Perempuan-perempuan Modis Mao

Album

PENGUKUHAN
Amir Sjarifuddin Madjid, Wiwien Heru Wiyono

Catatan Pinggir

Sjahrir di Pantai

Sjahrir di Pantai

TEMPO|interaktif

Nasional

Hasil Ujian Nasional Jeblok, DPRD Kota Malang Kecewa

Metro

Joshua Disangka Pukul Kelasi Arifin Tiga Kali  

Nasional

Ini Cerita Siswi Nilai UN Tertinggi se-Indonesia  

Nasional

Perayaan Kelulusan dari Longmarch hingga Tawuran

Nasional

Mandi Kembang Tanda Syukur Lulus Ujian Nasional  

Metro

Rakitan, 80 Persen Senjata Api untuk Pencurian  

Nasional

SNMPTN Jalur Undangan Diumumkan Sore Ini  

Internasional

Kakak Aktivis Chen Dilaporkan Hilang  

Teknologi

Robot Korea di Kontes Robot Cerdas Indonesia

Metro

Dua Pencurian Sepeda Motor di IPB dalam 10 Hari Terakhir

Olahraga

Fabregas Kencani Ibu Dua Anak  

iklan generik

Top
  • Majalah Tempo
  • English Edition
  • Koran Tempo
  • PDAT
  • Photostock
  • U-Mag
  • Ruang Baca
  • Blog
  • Jurnalisme Publik
  • iTempo
  • Video
  • Audio
  • Infografis
  • Nasional
  • Metro
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Seni & Hiburan
  • Internasional
  • Selebritas
  • Kolom
  • English
  • Japanese
  • Help
  • About us
  • Contact
Copyright 2011 TEMPOinteraktif