Kelompok yang menolak memilih atau disebut Golongan Putih (Golput) mulai muncul pada 1971. Pejabat pemerintah dan pemimpin partai politik kemudian mengkritik kelompok itu menjelang Pemilihan Umum 4 Mei 1982. Para ulama ikut mengecam dan mengeluarkan fatwa haram.
Dipelopori sekelompok mahasiswa dan cendekiawan seperti Arief Budiman dan Imam Waluyo, kelompok ini tak menemukan wadah yang bisa mewakili aspirasi politik mereka. Kelompok ini meminta masyarakat menusuk warna putih, bagian kosong pada surat suara yang mencantumkan sepuluh gambar partai peserta pemilihan umum.
Golkar memilih diam soal Golput pada 1982. Soalnya, sebagian pengikut Golput merupakan sem-palan partai-partai di luar penyokong utama Orde Baru itu. Secara tidak langsung, Golput menguntungkan Golkar.
CATATAN
13 April 1829
Parlemen Inggris memberikan jaminan kebebasan beragama kepada umat Katolik Roma. Langkah ini diikuti Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada 1948.
14 April 1860
Kapal kargo SS Fort Stikine meledak di Pelabuhan Victoria, Bombay, India. Kapal Inggris ini mengangkut antara lain emas dan 1.400 ton bahan peledak. Sekitar 800 orang tewas.
15 April 1923
Insulin digunakan se-cara umum buat mengobati diabetes alias kencing manis.
16 April 1943
Albert Hoffman, ahli kimia asal Swiss, menemukan efek psikodelik dari lysergic acid diethylamide atau obat-obatan yang mengandung efek halusinogen. Hoffman melakukan percobaan dengan memasukkan obat itu ke tubuhnya.
17 April 1975
Partai Komunis Kamboja, Khmer Merah, pimpinan Pol Pot menduduki Phnom Penh dan menggulingkan pemerintahan. Pol Pot kemudian memimpin negeri itu, dan melakukan serangkaian pembunuhan massal.
18 April 1906
Gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter memporak-porandakan San Francisco, Amerika Serikat. Tercatat sebagai salah satu bencana terburuk di negara itu. Sekitar 3.000 orang tewas.
19 April 1934
Shirley Temple, artis cilik Amerika Serikat, memulai kariernya dengan membintangi Stand Up and Cheer!. Mengangkat kisah pada masa depresi, film ini dikritik karena dianggap rasialistis.
"Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF, di 021-7255624 ext 486
Download versi digitalnya :
1. iPad : melalui aplikasi Tempo Media Apps. Klik disini
2. Samsung Galaxy Tab melalui aplikasi Samsung E Reader. Klik disini
3. Huawei Ideos S7 melalui aplikasi XL-Baca. Klik disini
Terima Kasih.
